isis - kristen ethiopiaKairo, LiputanIslam.com – Universitas al-Azhar selaku lembaga pendidikan terkemuka dunia Islam mengutuk keras tindakan kelompok teroris takfiri ISIS mengekseskusi sekitar 30 warga Kristen Ethiopia yang mereka sandera di Libya.
Kutukan itu diungkapkan al-Azhar di halaman Facebooknya, Senin (20/4), sehari setelah ISIS merilis video pembantaiannya terhadap puluhan warga Kristen tersebut. \

Dalam video berdurasi 20 menit itu terlihat aksi penyembelihan ISIS terhadap sekitar 12 pria Kristen asal Ethiopia di bibir sebuah pantai dan sedikitnya 16 pria Kristen lain di sebuah gurun.

Al-Azhar menyebut aksi itu sebagai “kejahatan kejam yang dilakukan oleh para teroris DAESH”. DAESH adalah singkatan dalam bahasa Arab untuk Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“ISIS dan organisasi-organisasi serupa tidak sejalan dengan makna yang terkandung dalam segala agama maupun undang-undang dan adat istiadat manusia,” ungkap al-Azhar, sebagai dikutip Press TV.

Kantor Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi juga mengutuk kebiadaban ISIS tersebut dan menyerukan kepada masyarakat internasional supaya turun tangan mengakhiri krisis di Libya.

Kantor el-Sisi menegaskan harus ditempuh langkah-langkah untuk “memulihkan negara Libya beserta keamanan dan stabilitasnya, dan menghentikan aliran dana dan senjata kepada kelompok-kelompok teroris dan ekstrimis yang ada di Libya.”

Mesir melancarkan serangan udara terhadap posisi-posisi ISIS di Libya Februari lalu menyusul peristiwa penyembelihan ISIS terhadap 21 warga Kristen Koptik Mesir yang diculik ISIS di kota Sirte dalam dua peristiwa serangan yang terjadi pada Desember dan Januari lalu. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL