Paris, LiputanIslam.com –   Anggota parlemen Perancis Thierry Mariani, Minggu (8/1/2017), menyebutkan bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad mengaku siap dan optimis kepada perundingan damai pemerintahannya dengan minimal 91 kelompok opisisi yang rencananya akan digelar di Astana, Kazakhstan, bulan ini.

Mariani mengatakan bahwa optimisme itu ditunjukkan al-Assad dalam pertemuan dengan tiga anggota parlemen Perancis selama lebih dari satu jam di Damaskus, ibu kota Suriah.

Menurutnya, al-Assad mengaku siap berunding dengan kubu oposisi yang tidak termasuk di dalamnya kelompok teroris ISIS dan Jabat Fath al-Sham alias Jabhat al-Nusra yang merupakan perpanjangan tangan jaringan teroris al-Qaeda di Suriah.

“Saya optimis, dan saya siap berdamai, tapi dengan syarat mereka meletakkan senjata,” kata Mariani, menirukan ucapan al-Assad.

Para anggota parlemen Perancis itu Jumat pekan lalu berkunjungan ke kota Aleppo yang sudah dibebaskan oleh pasukan Suriah. Mereka datang ke kota ini dalam rangka mengungkapkan simpatinya kepada umat Kristen timur pada perayaan Natal versi sekte Kristen Armenian.

Senada dengan pernyataan tersebut, dalam pertemuan dengan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran Ali Samkhani di Damaskus al-Assad menegaskan, “Gencatan senjata dan negosiasi politik jangan sampai menjadi kendala bagi kontinyuitas penumpasan kelompok teroris Jabhat al-Nusra dan ISIS.” (mm/alalam/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL