Nazaret, LiputanIslam.com –  Presiden Suriah Bashar al-Assad, Minggu (20/8/2017), menyatakan bahwa perang Suriah berkobar antara lain karena pendirian pemerintah Suriah selama ini dalam isu regional, dan bahwa Suriah selalu memang menjadi incaran pihak lawan karena menguasai Suriah tak ubahnya dengan menguasai segala inisiatif dan keputusan dalam isu regional.

Al-Assad juga mengaku tidak akan memberikan konsesi militer maupun politik kepada kelompok-kelompok teroris dan negara-negara pendukungnya, dan di saat yang sama dia juga mengapresiasi dukungan Rusia, Iran, Cina, dan Hizbullah kepada Suriah.

Menanggapi pernyataan al-Assad ini, pengamat Israel Yaron Schneider kepada TV Israel Channel 2 di hari yang sama mengatakan, “Presiden Suriah mengaku lagi bahwa dia menang dalam perang anti Suriah setelah berhasil mencegah upaya Barat menggulingkannya. Dia merasa kemenangan sudah dekat meskipun dia belum memetiknya, dan inilah kesimpulan umum yang dapat kami petik dari pidatonya hari ini.”

Dia juga mengatakan, “Dalam beberapa bulan terakhir ini pasukan al-Assad bersama pasukan Rusia, Iran dan Hizbullah berhasil merampungkan kekuasannya atas dua setengah kali lipat wilayah yang ada di tangan mereka belakangan ini, dan perkataannya menunjukkan hal ini.”

Menurut Schneider, “lima bintang” yang disebutkan oleh al-Assad dalam pernyataan itu ialah Presiden Rusia Vladimir Putin, Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Ali Khamenei, dan Sekjen Hizbullah Lebanon Sayyid Hassan Nasrallah.

Pakar Israel ini kemudian mengatakan, “Roda tidak akan berputar balik terhadap al-Assad, melainkan al-Assadlah yang akan berbalik lagi terhadap kita.” (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL