TelAviv, LiputanIslam.com –   Media online Al-Araby Al-Jadeed menyebutkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhirnya memilih mundur di depan Iran yang ternyata sama sekali tak mempan digertak dengan kekuatan militer.

Seperti dikutip Fars, Selasa (28/5/2019), pada artikel yang ditulis oleh pengamat asal Mesir Sameh Rashed media berbahasa Arab yang berbasis di London, Inggris, itu menyatakan bahwa konfrontasi militer AS terhadap Iran ternyata hanyalah isapan jempol belaka, dan Trump tak dapat berbuat banyak terhadap Iran.

Baca: Trump: AS Tak Bermaksud Mengubah Rezim Iran

Menurut Rashed, Trump yang telah menarik keluar sebagian besar pasukan AS dari Suriah tak dapat bermain-main dengan nyawa tentara AS, apalagi ketika sudah mendekati tahun politik AS dan di saat menguat spekulasi akan adanya kudeta terhadapnya, dan semua itu membuatnya tak dapat berbuat banyak terhadap Iran.

Mengenai Deal of the Century yang dicanangkan AS untuk menyelesaikan krisis di Timteng, Rashed menilai prospek prakarsa ini mentah ketika Iran menolaknya, sebab Iran bersama para sekutunya di Irak, Lebanon, Suriah, Gaza, Yaman  dan lain-lain dapat mengacaukan dan mengandaskannya.

Baca: IRGC: Keberadaan Militer AS Di Timteng Melemah

Al-Araby Al-Jadeed  menyebutkan bahwa Trump mungkin menyadari bahwa Iran sudah sangat berpengalaman menghadapi tekanan dan ancaman, dan terbukti bahwa meskipun digertak sedemikian hebat Iran justru menanggapinya dengan tenang, enteng, dan bahkan balik menantang.

Di bagian akhir media ini mencatat bahwa perilaku Trump terhadap Iran menunjukkan bahwa Trump hanyalah bermaksud meraih keuntungan maksimal tapi dengan modal yang minimal dan tanpa konflik militer. (mm/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*