reporter-alalam-di-aleppoAleppo, LiputanIslam.com –  Reporter TV al-Alam yang berbasis di Iran dalam laporan langsungnya dari lokasi perang di kota Aleppo, Suriah utara, menyebutkan sebanyak 170 teroris tewas, 20 di antaranya berstatus komandan.

Wartawan bernama Hossein Murtadha itu, Selasa (1/11/2016), membantah klaim kelompok-kelompok bersenjata bahwa mereka berhasil menguasai akademi militer yang terletak Jl. 3000, Aleppo.

Dia menjelaskan, “Serangan besar bersandi “Perang Besar Aleppo” sekarang sudah tak ada artinya. Kelompok-kelompok bersenjata mengaku telah menguasai kawasan ini (al-Assad). Tapi nyatanya, inilah Akademi Militer al-Assad yang diklaim oleh kawanan bersenjata bahwa mereka telah memasukinya dan terjadi pertempuran di dalamnya. “

Dia menambahkan, “Di sebelah kanan kami adalah Jl. 3000 yang hendak dikuasai mati-matian oleh kawanan bersenjata, tapi sampai sekarang masih dikuasai pasukan Suriah. Apa yang mereka katakan tidaklah benar.”

Hossein Murtadha juga mengatakan, “Sesuai pengakuan kawanan bersenjata sendiri, sebanyak 20 komandan Jaish al-Fateh terbunuh… Dan mereka di luar 150 petempur yang terbunuh…. Hanya saja mereka kemarin (Senin) mengklaim bahwa para anggota mereka itu tewas akibat kecelakaan lalu lintas, demi meringankan ketidak nyamanan kawanan bersenjata.”

Menurutnya, kawanan bersenjata banyak mengandalkan pasukan bom bunuh diri bangsa Uighur asal Turkestan Cina.

Dia berkesimpulan bahwa inisiatif dalam peperangan sekarang sudah berada di pihak pasukan pemerintah Suriah lagi setelah “Perang Besar Aleppo” tak membuahkan hasil seperti yang disumbarkan sebelumnya oleh kawanan bersenjata, yaitu memecah kepungan pasukan Suriah dan sekutunya kawanan bersenjata yang bertahan di  Aleppo timur. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL