Gaza, LiputanIslam.com – Satu pemuda Palestina gugur syahid ditembak pasukan Zionis Israel dalam aksi protes di dekat pagar perbatasan Israel di sebelah timur Jalur Gaza, Jumat (28/12/2018). Demikian dinyatakan Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza

Juru bicara kementerian ini, Ashraf al-Qidra, mengatakan bahwa korban adalah Karam Fayyad, 26 tahun, dan dia gugur di sebelah timur kota Khan Younis, sementara delapan warga Palestina lainnya cidera terkena tembakan Israel dalam peristiwa yang sama.

Juru bicara militer Israel menyatakan bahwa sekira 5000 massa Palestina berdemonstrasi untuk Jumat yang ke-40 berturut-turut di berbagai bagian di sepanjang perbatasan antara Gaza dan Israel.

Otoritas Nasional Gaza untuk Pemecahan Blokade dalam sebuah pernyataannya menyerukan kepada warga Palestina agar berpartisipasi dalam unjuk rasa hari Jumat dengan slogan, “Kami tidak akan meninggalkan hak kami untuk hidup bermartabat”.

Para pengunjuk rasa menyerukan agar pengungsi Palestina diizinkan kembali ke kampung halaman mereka yang kini berada di wilayah Israel (Palestina pendudukan 1948).

Mereka juga menuntut diakhirinya blokade Israel atas Jalur Gaza, yang telah berjalan 12 tahun serta memusnahkan perekonomian di wilayah ini dan membuat dua juta penduduk mengalami krisis kebutuhan pokok.

Sedikitnya 240 warga Palestina gugur sebagai syuhada sejak unjuk rasa yang digelar tiap hari Jumat itu dimulai.

Di pihak lain, dua tentara Israel tewas dalam periode yang sama, satu oleh penembak jitu Palestina dan yang lainnya pada operasi pasukan khusus Israel yang gagal di dalam wilayah Jalur Gaza. (mm/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*