Ankara, LiputanIslam.com –  Juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan Turki (AKP), Omer Celik, mengatakan bahwa pembunuhan wartawan Saudi, Jamal Khashoggi, tidak mungkin dilakukan tanpa instruksi pejabat tinggi, dan masyarakat dunia saat ini sedang menunggu jawaban atas pertanyaan siapa pejabat papan atas itu.

Dalam  konferensi pers di Ankara, ibu kota Turki, Rabu (14/11/2018), Celick menjelaskan “kesalahan fatal” pernyataan Penasehat Keamanan Nasional AS John Bolton mengenai rekaman audio pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi.

Celik menyoal, “Dia mengevaluasi bukti ini berdasarkan apa? Kami tidak menuduh siapa pun secara pribadi, tetapi kami mengambil sikap terhadap tindakan menutupi kejahatan.”

Sebelumnya di hari yang sama, Bolton yang sedang berada di Singapura mengatakan bahwa pernyataan orang-orang yang sudah mendengar rekaman suara kematian Khashoggi tidak menunjukkan keterlibatan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman dalam kasus tersebut.

Celik kemudian mengingatkan pernyataan Presiden Recep Tayyip Erdogan sebelumnya bahwa ia akan mengejar sendiri kasus itu untuk menyingkap fakta.

Dia juga menegaskan, “Sidang akan dilakukan secara transparan dan sesuai dengan standar hukum internasional.  Konsulat Saudi adalah wilayah Saudi tetapi di dalam wilayah Republik Turki. Serangan di wilayah kami ini adalah serangan terhadap kami, kebebasan pers, kehidupan manusia, Konvensi Wina dan serangan terhadap status Turki. Jadi mereka harus diadili di sini.”

Dia menyebutkan bahwa para pelaku ada di tangan para pejabat Saudi namun para pejabat harus mengetahui siapa pembunuhnya dan dari siapa mereka menerima perintah, serta menginformasikannya kepada dunia. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*