palestina bendera2NewYork, LiputanIslam.com – Palestina akan mengajukan draf resolusi kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) akhir bulan ini.

Menurut PressTV, draf yang sudah diedarkan kepada 15 negara anggota DK PBB itu berisikan seruan diakhirinya aksi pendudukan Israel terhadap wilayah Palestina dan diharapkan akan mendapatkan suara dari sekutu terdekat Israel, Amerika Serikat (AS).
Draf itu mencanangkan tenggat waktu paling lambat tahun 2016 untuk penarikan total Israel dari wilayah Palestina.

Pihak Palestina menyatakan jika Washington menggunakan hak vetonya terhadap draf tersebut maka mereka akan berusaha menjadi anggota Mahkamah Kejahatan Internasional agar dapat memerkarakan kejahatan perang para pejabat Israel terhadap wilayah pendudukan Palestina.

Pihak Palestina terus mengupayakan resolusi DK PBB meskipun AS berusaha menekan dan menghalangi mereka supaya menghentikan upaya tersebut.

29 November 2012, sebanyak 193 anggota Majelis Umum PBB telah memberikan suara untuk peningkatan status Palestina menjadi “negara pemerhati non-anggota”. Dengan status ini Palestina memiliki hak untuk mengakses lembaga-lembaga PBB dan Mahkamah Kejahatan Internasional serta mengajukan dakwaan terhadap Rezim Zionis Israel.

Pihak Palestina berharap dapat mendirikan pemerintahan merdeka di wilayah Tepi Barat, Baitul Maqdis (Jerussalem) Timur, dan Jalur Gaza serta menuntut Israel menarik diri dari wilayah-wilayah yang diduduki kaum Zionis tersebut.

Di pihak lain, rezim Tel Aviv menolak mundur ke perbatasan tahun 1967 serta enggan merundingkan status Baitul Maqdis. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL