tentara saudi kaburAbuDhabi, LiputanIslam.com – Laman berita Hournews.net (Akhbar al-Sa’ah) Senin (4/5) memuat laporan audio visual berjudul “Kabur Massal Tentara Arab Saudi dari Perbatasan Yaman.” Situs berita online yang berbasis di Uni Emirat Arab ini menyebutkan bahwa lebih dari 4000 tentara Saudi meninggalkan kamp-kamp mereka di perbatasan Saudi – Yaman.

Mengutip laporan Global Research, Akhbar al-Sa’ah menyebutkan bahwa kaburnya ribuan tentara Saudi dari perbatasan Saudi – Yaman itu diungkap oleh badan-badan intelijen Barat. Keterangan sumber-sumber diplomatik Eropa menyatakan, badan-badan intelijen Barat dalam laporannya menyebutkan bahwa pemerintah Saudi menutup-nutupi fenomena desersi massal pasukannya itu.

Menurut sumber-sumber itu, telah terjadi komunikasi intensif para komandan militer dengan Menteri Pertahanan Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman, terkait masalah ini, sementara komandan operasi serangan udara ke Yaman bersandi “Badai Mematikan” menyatakan bahwa jumlah tentara Saudi yang kabur dari kamp dan markas-markas militer mereka di bagian selatan Saudi itu mencapai lebih dari 4,000 personil, namun masih terdapat laporan lain yang menyebutkan bahwa tentara yang kabur itu bahkan mencapai lebih dari 10,000 tentara, termasuk dari korps Garda Nasional Saudi.

Akhbar al-Sa’ah juga menyebutkan pernyataan para pakar militer bahwa tentara Saudi memerlukan kekuatan mental ekstra untuk dapat melancarkan serangan darat ke Yaman, tapi kenyataannya tentara Saudi memandang serangan darat ke Yaman tak ubahnya dengan aksi bunuh diri. Pusat-pusat kajian strategi dan dinas-dinas rahasia Eropa memastikan bahwa Saudi tidak memiliki tentara yang bisa diandalkan untuk berperang di darat melawan tentara dan rakyat Yaman.

Sementara itu, jurnalis terkenal Arab Abdel Bari Atwan dalam editorialnya untuk media online Rai al-Youm, Minggu (3/4) menyatakan bahwa serangan Saudi ke  Yaman membuahkan hasil yang kontraproduktif.

Menyinggung bantahan juru bicara operasi serangan udara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi Ahmad Assiri terhadap kabar angin tersebut, Atwan menuliskan, “Terlepas dari akurat atau tidaknya bantahan itu, yang jelas serangan Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman terus berjalan di tempat dan membuahkan hasil yang kontraproduktif.”

Atwan juga mengingatkan bahwa situasi di Yaman sedemikin memburuk sehingga lembaga internasional Pengawas HAM (HRW) menyatakan ada bukti-bukti bahwa dalam beberapa pekan terakhir ini Saudi telah menggunakan bom cluster di provinsi Sa’dah di kawasan utara Yaman yang berbatasan dengan Saudi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL