Moskow, LiputanIslam.com – Anggota Biro Politik Hamas, Mousa Abu Marzook, menyatakan bahwa pelaku upaya pembunuhan Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah dengan menyerang konvoi mobilnya di Gaza beberapa waktu lalu adalah kelompok Salafi/Wahhabi yang dikendalikan oleh keamanan Palestina.

“Kelompok-kelompok Salafi yang dikelola oleh pihak keamanan Palestina adalah pihak yang menyerang konvoi mobil Hamdallah di utara Jalur Gaza,” kata Abu Marzook kepada kantor berita Sputnik milik Rusia, Minggu (3/4/2018).

Dia menambahkan, “Kami telah menjelaskan kepada Wakil Menlu Rusia Michael Bogdanov apa yang telah dicapai dalam penyelidikan. Kami telah menyerahkan kepadanya rincian yang berkaitan dengan penyelidikan ini, terutama bahwa pihak yang melakukan peledakan ini adalah kelompok-kelompok Salafi, tapi ada pihak lain yang mengendalikannya. Sebagian besar bukti, tanpa kami menuduh siapapun, menunjuk kepada pihak keamanan Palestina.”

Dia menjelaskan, “Penyelidikan masih terus dilakukan guna menghimpun bukti-bukti lain untuk dikemukakan kepada orang-orang Palestina dan khalayak dunia supaya jelas siap yang menggerakkan kelompok-kelompok takfiri untuk melancarkan aksi-aksi destruktif di Jalur Gaza, dimulai dari peristiwa pembunuhan tokoh Hamas Mazen al-Fuqaha, kemudian pembunuhan Taufik Abu Naeim, dan terakhir kasus penyerangan terhadap konvoi Perdana Menteri Rami Hamdallah.”

Serangan terhadap Hamdallah itu terjadi pada tanggal 13 Maret lalu. Saat itu sebuah bom meledak menimpa konvoi mobil Hamdallah hingga menyebabkan luka ringan pada sejumlah pengawalnya dan merusak tiga mobil.

Ketua orotitas Palestina menuding Hamas berada di balik upaya pembunuhan Hamdallah yang saat itu didampingi oleh Ketua Badan Intelijen Palestina Majed Faraj, namun Hamas membantah keras tuduhan ini. (mm/rayalyoyum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL