Foto: Press TV

Foto: Press TV

Teheran, LiputanIslam.com – Beberapa laporan menyebutkan dugaan tewasnya gembong nomor wahid kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi. Namun, dugaan ini ditepis  oleh petinggi keamanan Irak.

Dugaan itu sendiri berasal dengan lembaga Observatorium Suriah untuk HAM karena ISIS telah menyerukan kepada para petinggi militernya di Raqqah, Suriah, supaya memilih pengganti al-Baghdadi.

Sumber anonium dari pihak keamanan provinsi Nineveh, Irak, membantah dugaan itu.

“Pesawat-pesawat militer pengintai milik pasukan keamanan memantau konvoi al-Baghdadi dan pergerakannya beberapa kali belakangan ini di kawasan Hawi al-Kanisah di bagian barat Mosul, Irak utara,” ungkap sumber itu, Minggu (4/11/2016).

Laporan lain menyebutkan bahwa ISIS di hari yang sama telah memaksa banyak warga sipil supaya pindah dari bagian timur dan utara Mosul ke bagian barat kota ini.

Komandan pasukan reaksi cepat yang bernaung di bawah Kemendagri Irak, Abdul Latif Sinjari, mengutip sumber-sumber lokal mengatakan, “Kawanan bersenjata ISIS telah memblokir kawasan permukiman al-Baladiyat, al-Sadeq dan al-Muthana di Mosul timur, dan memaksa keluarga-keluarga di sana agar pindah dari rumah mereka ke kawasan permukiman lain yang dikuasai ISIS di kota ini. Mereka mengancam akan membunuh orang yang melawan perintah ISIS.”

Dia menjelaskan bahwa aksi ini ditujukan ISIS untuk menghancurkan dinding-dinding rumah di sana untuk mempermudah pergerakan para kombatan ISIS dan tak perlu turun ke jalanan apabila pasukan Irak memasuki kawasan itu.

Selain itu, rumah-rumah itu juga akan dibakar untuk menghambat gerak maju pasukan Irak dan mengganggu pemantauan udara pasukan koalisi internasional.

 

Sebanyak lebih dari 80,000 orang telah mengungsi dari Mosul sejak pasukan Irak memulai operasi besar-besaran untuk membebaskan kota ini dari pendudukan ISIS pada 17 Oktober lalu.

Sebagian besar mereka ditempatkan di lokasi-lokasi penampungan sekitar Mosul dan wilayah Kurdistan, dan setiap hari jumlah mereka terus membengkak. (mm/raialyoum/anadolu)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL