Baghdad, LiputanIslam.com –   Perdana Menteri Irak Haider Abadi, Senin (16/10/2017), memerintahkan pengibaran bendera nasional Irak di berbagai kawasan yang dipersengketakan oleh pemerintah pusat Irak dan pemerintah otonomi Kurdistan Irak.

Biro informasi kantor perdana menteri Irak melalui akun resminya di media sosial Facebook telah memublikasikan perintah itu beberapa jam setelah pasukan federal Irak mengumumkan kekuasaannya atas provinsi Kirkuk yang dipersengketakan sesuai konstitusi Irak pasal 140.

Anggota parlemen Irak Niyazi Moammar Oglu mengatakan, “Pasukan keamanan Irak masuk ke gedung gubernur Kirkuk pada hari Senin. Saat itu sudah ada penjabat gubernur Rakan al-Jubouri di bangunan tersebut untuk menyambut pasukan.”

Puluhan penduduk provinsi Kirkuk bersuka ria atas masuknya pasukan keamanan Irak tersebut, sementara para komandan pasukan keamanan Irak berkonsentrasi di gedung gubernur dan menyiapkan pelantikan Rakan al-Jubouri sebagai gubernur baru.

Setelah dimasuki pasukan pemerintah pusat tanpa perlawanan, pasukan Kurdi, Peshmerga, akhirnya meninggalkan provinsi ini. (mm/alsumarianews/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL