Iraqi Checkpoint StationBaghdad, LiputanIslam.com – Pasukan Irak dilaporkan terus menekan pasukan teroris takfiri kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Dalam perkembangan terbaru sebanyak 96 petempur ISIS tewas akibat serangan pasukan Irak di beberapa kawasan negara ini.

Komandan Operasi Anbar, Letjen Qasim al-Muhammadi, mengatakan tak kurang dari 63 anggota ISIS terbunuh akibat serangan udara dan darat pasukan Irak di berbagai kawasan provinsi Anbar, terutama dalam operasi pembebasan kota al-Sijariyah yang terletak di dekat Ramadi, ibu kota provinsi Anbar.

“Pasukan militer dan keamanan Irak Senin (24/11) berhasil membunuh 40 anggota ISIS di kawasan al-Sijariyah,” katanya, sebagaimana dikutip situs berita Irak al-Ittiijah.

Dia menambahkan, “Sebanyak 23 teroris juga terbunuh akibat serangan udara pasukan Irak di kawasan al-Huz, dan satu mobil berisi bahan peledak juga hancur di kawasan ini.”

Al-Sijariyah berjarak sekitar 100 km dari Baghdad dan dihuni warga Sunni bersuku Dulaim.

Bersamaan dengan ini, menurut al-Sumaria, al-Muhammadi menyatakan perlengkapan militer baru telah tiba di wilayah Anbar dan pasukan Irak kini sedang bersiap-siap menggelar operasi militer yang lebih besar untuk penumpasan ISIS di provinsi ini.

Sebelumnya, Abu Qutada, salah seorang komandan senior ISIS terbunuh di kawasan al-Daulab di dekat kota Hit, provinsi Anbar.

Dalam peristiwa lain, sedikitnya 33 teroris ISIS juga disergap maut dalam pertempuran di Mosul dan kawasan sekitarnya pada hari yang sama. Satu di antara puluhan teroris yang tewas itu adalah seorang komandan senior ISIS yang bertanggungjawab dalam aksi penculikan kaum perempuan.

Juru bicara pasukan Kurdistan Irak Peshmerga mengatakan bahwa 20 teroris ISIS terbunuh dalam pertempuran dengan pasukan Peshmerga di sebuah kawasan yang berjarak sekitar 14 kilometer timur laut Mosul.

Pertempuran berlangsung selama sekitar empat jam setelah ISIS menyerang posisi Peshmerga. Dalam pertempuran ini juga terjadi serangan udara terhadap pasukan ISIS namun tidak jelas jumlah korban yang mungkin jatuh akibat serangan ini.

Bersamaan dengan ini, sebanyak 13 mayat teroris ISIS lainnya ditemukan di beberapa kawasan Mosul dan sekitar. Belasan mayat ini dibawa ke ruang mayat sebuah rumah sakit dan satu di antaranya disebut-sebut sebagai orang yang bertanggungjawab dalam aksi penculikan kaum perempuan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL