Moskow, LiputanIslam.com –  Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pesan belasungkawanya kepada Presiden Mesir Abdel Fatah el-Sisi atas terjadinya lagi serangan teror di Mesir menyatakan Moskow siap bekerjasama dengan Kairo dalam pemberantasan terorisme.

Sedikitnya sembilan tentara Mesir tewas dan 10 lainnya luka-luka terkena bom mobil yang diledakkan oleh para teroris di kawasan el-Arish, Semenanjung Sinai, Senin (9/1/2017).

Kantor bidang pers Kremlin melaporkan bahwa dalam pesan itu Putin menyatakan, “Peristiwa ini kembali menunjukkan urgensi keselarasan upaya masyarakat internasional dalam menghadapi terorisme.”

Putin menyatakan negaranya siap mengembangkan kerjasama dengan Mesir sebagai negara mitranya dalam penumpasan terorisme.

Dilaporkan bahwa para teroris telah menggunakan truk hasil curian dalam serangan yang mereka lakukan di sebuah pos pemeriksaan tersebut.

Mereka memulai serangan dengan menembakkan granat berpeluncur roket (RPG), kemudian menyerang pos pemeriksaan menggunakan bom mobil, dan lalu terlibat kontak senjata dengan pasukan keamanan. Peristiwa ini juga menyebabkan beberapa korban luka di kalangan sipil.

Tentara dan polisi dilaporkan telah mengirim bala bantuan ke lokasi serangan itu ketika kontak senjata masih berlangsung. Helikopter Apache dilaporkan terbang di atas lokasi.

TV satelit Mekameleen yang disebut-sebut berafiliasi dengan gerakan terlarang Ikhwanul Muslimin mengatakan sejumlah pasukan keamanan telah disandera oleh para penyerang.

Semenanjung Sinai dinyatakan berada dalam situasi darurat sejak Oktober 2014, menyusul serangan teror yang menewaskan 33 tentara Mesir tewas.

Selama beberapa tahun terakhir, militan telah melancarkan serangan-serangan mematikan anti-pemerintah dengan memanfaatkan kekeruhan suasana Mesir pasca kudeta militer terhadap Presiden Mohamed Morsi pada Juli 2013. (mm/irna/alarabiya/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL