Beirut, LiputanIslam.com –  Sebanyak 78 warga Palestina cidera akibat serangan pasukan Zionis Israel terhadap warga Palestina yang melancarkan aksi “Naval March”, yaitu gerakan protes yang mereka lancarkan di kawasan pantai dan lepas pantai untuk melawan blokade Israel terhadap Jalur Gaza, Senin (22/10/2018).

Lembaga Bulan Sabit Merah Palestina mencatat 78 orang terluka, 22 di antaranya terkena peluru tajam dan puluhan lainnya sesak nafas akibat tembakan gas air mata, dan para korban segera dilarikan untuk mendapat pengobatan.

Ratusan warga Palestina di Jalur Gaza pada Senin sore waktu setempat mendatangi kawasan perbatasan laut di bagian barat laut Jalur Gaza untuk melancarkan aksi Naval March yang ketiga kalinya. Mereka menyerukan kepada dewan pergerakan nasional agar memecah blokade bersamaan dengan gerakan Great March of Riturn yang juga sudah sekian bulan berlangsung di Jalur Gaza untuk meneriakkan hak para pengungsi Palestina pulang ke kampung halaman, termasuk di wilayah Israel (Palestina pendudukan 1948).

Pasukan Israel merespon aksi Naval March dengan menembakkan peluru tajam dan gas air mata untuk membubarkan massa dan mencegah mereka mendekati pagar perbatasan. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*