Hmeimim, LiputanIslam.com –  Pusat Rekonsiliasi Rusia untuk Suriah di Hmeimim, Suriah, menyatakan sebanyak lebih dari 86,000 orang telah meninggalkan kawasan Ghouta Timur, provinsi Damaskus, sejak dibukanya jalur kemanusian.

Ketua pusat tersebut,Mayjen Yuri Yevtushenko, Rabu (21/3/2018), mengatakan, “Sejak dibukanya jalur kemanusiaan sebanyak 86,123 orang telah meninggalkan Ghouta Timur dengan bantuan Pusat Rusia untuk Rekonsiliasi Suriah.”

Dia menambahkan bahwa selama 24 jam lalu sebanyak 5,178 orang berhasil keluar dari Ghouta Timur melalui jalur al-Wafideen.

Dalam peristiwa lain, Observatorium Suriah untuk HAM, Rabu, melaporkan bahwa sebanyak 62 tentara Suriah dan kelompok bersenjata sekutunya terbunuh akibat serangan kelompok teroris ISIS di distrik al-Qadam di selatan Damaskus, Selasa lalu.

“Jumlah korban tewas meningkat menjadi 62 orang yang sebagian besar adalah anggota Komite Rakyat pendukung pemerintah,” ungkap Direktur Eksekutif SOHR Rami Abdulrahman kepada AFP.

Menurut SOHR, sisa-sisa ISIS masih bercokol di distrik al-Qadam yang telah dibebaskan oleh tentara Suriah pada pertengahan pekan lalu setelah ratusan teroris Hayat Tahrir Sham alias Jabhat al-Nusra dan kelompok Ajnad Sham direlokasi ke provinsi Idlib. (mm/rt/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL