pasukan mesirKairo, LiputanIslam.com –   Sumber keamanan Mesir menyatakan sedikitnya 800 tentara negara ini telah masuk ke Yaman pada Selalu lalu (8/9). Pernyataan para petinggi Mesir yang dikutip Reuters Rabu kemarin (9/9) menyebutkan bahwa ratusan pasukan Negeri Piramida ini masuk ke Yaman dalam kelompok-kelompok yang terdiri atas 150 – 200 personil sambil membawa perlengkapan tempur berupa tank dan panser.

Mereka menambahkan bahwa pasukan Mesir dikirim ke Yaman untuk memainkan peranannya sebagai anggota koalisi Arab yang sudah sekian bulan menyerang Yaman. Menurut mereka, jika ada tentara Mesir yang terbunuh dalam menjalankan misi di bawah koalisi tersebut maka akan dianggap sebagai martir atau syahid oleh pemerintah Mesir.

Berita optimalisasi pengerahan pasukan darat negara-negara Arab yang tergabung dalam koalisi Arab pimpinan Arab Saudi kian santer menyusul heboh serangan rudal pasukan Yaman yang belakangan disebut-sebut telah menewaskan sedikitnya 300 anggota pasukan koalisi.

Sementara itu, militer Kuwait dalam situs resminya membantah rumor bahwa negara ini telah mengirim pasukan darat ke Yaman.
Namun demikian, Perdana Menteri merangkap Menteri Pertahanan Kuwait, Syeikh Khalid al-Jarah, akhir April lalu menyatakan pasukan Kuwait yang terlibat dalam operasi pasukan koalisi bersandi “Badai Mematikan”  juga akan terlibat dalam tahap kedua operasi pasukan koalisi dengan sandi “Pemulihan Harapan”.
Saudi dan sembilan negara Arab lain yang tergabung dalam koalisi Arab sejak Maret lalu melancarkan serangan udara ke Yaman demi membela pemerintahan Abd Rabbuh Mansur Hadi yang tersingkir oleh revolusi rakyat di bergolak di bawah komando gerakan Ansarallah. Semua negara anggota Dewan Kerjasama Teluk, kecuali Oman, terlibat dalam operasi pengeboman Yaman.
Mereka bertekad untuk menghabisi milisi Ansarallah, namun hingga kini milisi yang didukung oleh sebagian besar militer Yaman ini masih bertahan prima melawan serangan udara pasukan koalisi yang belakangan mulai mengerahkan pasukan darat.
Serangan pasukan koalisi ke Yaman sejauh ini telah menjatuhkan korban tewas sebanyak lebih dari 4000 orang yang sebagian besar adalah warga sipil dan ratusan di antaranya adalah kaum perempuan dan anak kecil.
Dalam perkembangan terbaru dilaporkan bahwa lebih dari 14 orang, empat di antaranya anak kecil, tewas akibat serangan udara Saudi ke Sanaa, ibu kota Yaman, serta beberapa kawasan di Taiz, Sa’dah dan Hudayda. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL