mosul warBaghdad, LiputanIslam.com – Sekitar 80 orang gerilyawan Daulat Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas dan puluhan lainnya cidera dalam pertempuran yang terjadi sepanjang Jumat kemarin (13/6/2014), demikian dikatakan sebuah sumber angkatan udara Irak, sebagaimana dikutip al-Masalah.

Sumber itu menyebutkan bahwa kebanyakan korban di pihak ISIS itu adalah akibat serangan udara pasukan Irak. Beberapa jet tempur Irak telah melancarkan beberapa kali serangan terhadap posisi-posisi militan ISIS di provinsi Diyala, Salah al-Din, Kirkuk dan Ramadi.

TV al-Alam melaporkan bahwa gembong teroris ISIS asal Cechnya bernama Mohammad al-Sisani tewas di tangan pasukan khusus Irak di provinsi Ninawa. Pria bernama asli Mohammad Miladov itu masuk ke Irak bersamaan dengan dimulainya kontak senjata di Mosul. Foto-fotonya saat menyaksikan perlengkapan militer Irak yang direbut ISIS dari tentara Irak beredar di internet.

Dia adalah salah satu pemimpin utama ISIS di Suriah. Namanya termasyhur karena terlibat dalam berbagai aksi kejahatan di Suriah.
Sejauh ini berita terbunuhnya al-Sisani belum dikonfirmasi oleh sumber-sumber lain.

Al-Alam juga menyebutkan bahwa Abu Dujanah al-Maghribi, salah satu gembong teroris al-Qaeda, tewas akibat operasi gabungan pasukan Peshmarga Kurdi dan pasukan adat Turkman di Kirkuk melawan milisi ISIS.

Laporan lain dari al-Sumaria menyatakan bahwa Datasemen Khusus (Densus) Anti-Teror Irak berhasil menghabisi 50 nyawa eks pejabat Partai Baath dan ISIL, termasuk Ahmad putera tokoh buronan Ezzat al-Douri, mantan petinggi militer rezim terguling Saddam Hossein. Partai Baath adalah partai pimpinan mendiang Saddam Hossein.

“Operasi Densus Anti-Teror Irak menyebabkan 50 pimpinan teroris, termasuk Ahmad putera buronan Ezzat al-Dour, tewas,” ungkap juru bicara Densus Anti-Teror. Dia menambahkan bahwa operasi ini dilancarkan bekerjasama dengan angkatan udara Irak di Tikrit.

Sementara itu, laporan TV al-Arabiya yang dikutip FNA menyebutkan satu unit helikopter tentara Irak jatuh ditembak militan ISIS di sebuah kawasan dekat kota Baghdad. Mereka membawa berbagai jenis senjata canggih, termasuk roket anti serangan udara.
Menurut laporan tersebut, para saksi mata mengatakan satu unit helikopter militer Irak jatuh ditembak militan ISIS dengan peluncur roket panggul (manpad).

Jika laporan ini benar maka ini merupakan pertama kalinya angkatan udara menderita kerugian dalam operasi penumpasan teroris.
Amerika Serikat beberapa waktu lalu mengirim amnpad anti tank dan anti serangan udara kepada gerilyawan oposisi “moderat” Suriah. Namun dari beberapa foto yang tersiar belakangan terlihat senjata-senjata jatuh tangan kelompok-kelompok ekstrimis.

Seperti diketahui, Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki mengumumkan situasi siaga penuh menyusul serbuan militan ISIS yang menghasilkan pendudukan gerilyawan ini terhadap seluruh provinsi Ninawa serta pergerakan mereka di provinsi Salah al-Din. (mm/almasalah/alalam/alsumaria/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL