pasukan-irakBaghdad, LiputanIslam.com – Badan Keamanan Nasional Irak menyatakan sebanyak 75 teroris anggota ISIS tewas dan markas mereka hancur di barat Tharthar, provinsi Anbar.

Dalam statemennya yang dilansir al-Sumaria News, Badan Keamanan Nasional Irak, Kamis (7/1) menyatakan bahwa markas ISIS di sebuah persimpangan di sebelah barat Tharthar telah digempur oleh pasukan udara Irak hingga menyebabkan markas itu luluh lantak dan tak kurang dari 75 teroris tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Selain itu, sejumlah besar bom mobil dan kendaraan lapis baja yang ada di sana juga hancur.

Disebutkan pula bahwa serangan itu dilancarkan setelah Badan Keamanan Nasional mendapatkan informasi intelijen mengenai keberadaan markas ISIS tersebut.

Sementara itu, IRNA melaporkan dari Arbil keterangan pejabat Partai Kurdistan Irak bahwa sebanyak 18 amir ISIS sedang bergerak meninggalkan Mosul ke wilayah barat dan terjadi kerusuhan di ibu kota provinsi Ninawa, Irak utara, ini.

Said Mamouzini, pejabat bidang media Partai Kurdistan Irak cabang 14 Mosul mengatakan belasan petinggi dan komandan ISIS itu angkat kaki dari Mosul menyusul adanya serangan beruntun pasukan rakyat terhadap ISIS belakangan ini.

Menurutnya, ISIS di Mosul terus ditekan oleh perlawanan rakyat dan terjadi serangan terutama terhadap markas Brigade al-Khansa (pasukan wanita ISIS).

“18 amir ISIS meninggalkan Mosul menuju kawasan Biaj di barat Mosul… Rabu kemarin terjadi penembakan terhadap salah satu markas Brigade al-Khansaa di barat Mosul, mengakibatkan salah seorang anggotanya tewas,” katanya.

Dia menambahkan bahwa ISIS lantas melancarkan aksi balas dendam dengan aksi teror berupa peledakan beberapa rumah di selatan Mosul milik 23 warga yang dianggap tidak kooperatif dengan ISIS.

Mamouzini memastikan nyali ISIS sudah jatuh dan kini mereka ketakutan menyusul kemenangan pasukan dan relawan Irak di provinsi Anbar.

Di pihak lain, lanjutnya, mental rakyat di Mosul semakin berkobar sehingga terjadi peningkatan serangan sporadis dari masyarakat terhadap ISIS di dalam kota ini. Masyarakat enggan bekerjasama dengan ISIS, apalagi dalam waktu dekat ini akan digelar operasi militer Irak untuk pembebasan Mosul. (Baca:Menhan Irak: Perang Pembebasan Mosul Sudah Dekat )(mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL