tahanan palestinaRamallah, LiputanIslam.com – Sebanyak 70 tahanan Palestina di penjara Israel memulai aksi mogok makan sebagai aksi protes atas tindakan Israel mengisolasi sebagian tahanan Palestina.

Kantor berita Palestina, Maan, menyebutkan Komunitas Tahanan Palestina dalam statemennya menyatakan bahwa aksi itu dimulai sejak Selasa kemarin (9/12) sebagai bentuk solidaritas atas rekan mereka yang diisolasi.

Sebagian tahanan Palestina telah memulai aksi mogok makan sejak November lalu. Mereka menuntut pembebasan dari isolasi terhadap diri mereka dan para tahanan Palestina lainnya serta menuntut diperbolehkannya pembezukan mereka oleh keluarga.

Kelompok pejuang Jihad Islam Palestina mendukung aksi protes tersebut dan menuntut Israel supaya memenuhi tuntutan mereka.
Zaid Basisi, anggota dewan pimpinan tahanan Jihad Islam, menyatakan bahwa 70 tahanan itu adalah anggota kelompok ini. Mereka memulai aksi mogok makan Selasa kemarin setelah terjadi kebuntuan dalam negosiasi mereka dengan pihak administrasi penjara Israel menyangkut isolasi terhadap Nahar al-Sakdi yang sudah 20 hari melakukan aksi mogok makan.

Kondisi al-Saksi dilaporkan sangat lemah dan mengalami penurunan berat badan secara drastis. Meski demikian pihak Israel tak menggubrisnya dan tetap enggan memenuhi tuntutan al-Sakdi supaya tidak diisolasi dan diperbolehkan ditemui oleh keluarganya.

Sejauh ini di penjara-penjara Israel terdapat sekitar 7,000 tahanan Palestina yang 2,000 di antaranya adalah hasil penangkapan dalam beberapa bulan terakhir yang terjadi bersamaan dengan meningkatnya gejolak di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Berita lain dari al-Mayadeen yang mengutip laporan bebarapa media Israel menyebutkan bahwa Selasa malam kemarin tentara Israel menangkap 19 lagi orang Palestina di Tepi Barat. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL