tentara lebanonBeirut, Liputan Islam.com – Tujuh tentara Lebanon tewas akibat serangan kawanan teroris bersenjata terhadap pasukan patroli di sebuah lokasi di bagian timur negara ini di dekat perbatasan Suriah.

“Tujuh anggota angkatan bersenjata terbunuh dalam peristiwa serangan kawanan bersenjata di dataran tinggi Ras Baalbek. Kontak senjata sengit sedang berlangsung antara pasukan Lebanon dan kawanan bersenjata yang menyerang mereka,” ungkap juru bicara otoritas keamanan Lebanon, sebagaimana dilansir AFP, Selasa (2/12).

Dia menambahkan, “Mereka menyerang mobil patroli tentara di Ras Baalbek dekat perbatasan Suriah pada sekitar pukul 17,15. Mereka menghujani mobil patroli itu dengan peluru dan roket. Tentara lantas mengirim balabantuan ke lokasi.”

Dia menambahkan bahwa setelah kontak senjata sengit berlangsung tiga jam, intensitas baku tembak menurun, suara letusan peluru hanya terdengar sesekali, dan tentara menembakkan bom-bom cahaya ke angkasa lokasi musuh.

Serangan ini terjadi beberapa jam setelah pihak militer dan otoritas keamanan Lebanon mengumumkan bahwa tentara negara ini telah menangkap salah satu isteri gembong teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi. Perempuan itu ditangkap sejak beberapa hari lalu di kawasan distrik Arsal yang terletak tidak jauh dari lokasi serangan teroris terhadap pasukan patroli Lebanon tersebut. Saat itu dia hendak melintas di salah satu pintu perbatasan Lebanon dari wilayah Suriah bersama beberapa anaknya dengan menggunakan identitas palsu.

Awal Agustus lalu kawasan Arsal menjadi ajang pertempuran sengit antara pasukan Lebanon dan gerombolan bersenjata yang datang dari wilayah Suriah. Pertempuran berlangsung hingga lima hari dan mengakibatkan 20 tentara, 16 warga, dan puluhan kawanan bersenjata tewas.

Pertempuran ini berhenti setelah kawanan teroris itu mundur dari Arsal ke wilayah pegunungan di perbatasan antara Lebanon dan Suriah. Hanya saja, mereka berhasil menculik beberapa tentara dan pasukan keamanan Lebanon. Sejauh ini mereka masih menyandera 27 tentara Lebanon.

Sejak itu sampai sekarang tercatat sudah terjadi beberapa kali kontak senjata terbatas antara kedua belah pihak di kawasan tersebut. 19 September lalu dua tentara Lebanon tewas terkena ledakan bom yang ditujukan terhadap sebuah mobil patroli. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL