militan suriahBeirut, LiputanIslam.com – Lembaga Pengawas HAM Suriah (SOHR) menyatakan sebanyak 63 orang dari berbagai kelompok teroris tewas diserang pasukan pemerintah Suriah pada Senin lalu (16/3/2015), sebagaimana dilaporkan al-Manar Selasa kemarin (17/3/2015).

Al-Manar juga mengutip pernyatan sumber militer Suriah bahwa sebuah pesawat nirawak pengintai milik “musuh” telah jatuh di kawasan utara Latakia, Suriah.

Tanpa menyebutkan keterangan lebih jauh, al-Manar menyebutkan bahwa pesawat pengintai itu jatuh tertembak oleh senjata penangkis serangan udara milik pasukan Suriah.

Kantor berita resmi Suriah, SANA, membenarkan laporan tersebut dan menyatakan bahwa berdasarkan penyelidikan awal pesawat itu diduga milik Amerika Serikat.

Sabtu lalu gempuran pasukan Suriah terhadap markas komando Front al-Nusra di Rif Quneitra menjatuhkan 120 korban tewas dan luka di pihak teroris anggota Brigade al-Izz yang terafiliasi dengan Front al-Nusra.

Militer Suriah Bantah Gunakan Gas Beracun

Pasukan Arab Suriah (SAA) menepis laporan SOHR bahwa pasukan pemerintah Suriah itu telah menggunakan gas beracun klorin hingga menyebabkan enam orang tewas di desa Sarmin, provinsi Idlib, di bagian barat laut negara ini.

“Kami tidak menggunakan senjata seperti itu, dan kami juga tidak memerlukannya,” ungkap seorang narasumber SAA sembari memastikan bahwa laporan itu hanyalah propaganda untuk menyudutkan tentara Suriah.

Menurutnya, di berbagai kawasan Idlib memang telah terjadi pertempuran dan serangan SAA di malam hari hingga menyebabkan puluhan teroris tewas, namun dalam serangan itu SAA sama sekali tidak menggunakan gas klorin sebagaimana diklaim SOHR.

Para Teroris Suriah Dirawat di Israel

Situs berita Suriah Johinanews mengutip laporan surat kabar Israel Walla bahwa sebanyak 161 teroris yang cidera dalam perang melawan pasukan pemerintah Suriah telah dilarikan dan dirawat di Rumah Sakit Boria di kawasan Tiberias, Israel.

Disebutkan bahwa dua orang teroris yang cidera telah dilarikan ke rumah sakit itu pada Selasa dini hari, dan dengan demikian maka jumlah teroris yang dirawat di rumah sakit itu mencapai 161 orang. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*