Pasukan Populer IrakBaghdad, LiputanIslam.com –  Sumber-sumber keamanan Irak Selasa (9/6) menyatakan sebanyak 40 teroris anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) terbunuh di kawasan Tharthar, provinsi Anbar, sementara berbagai kelompok pasukan di Irak sudah siap menjalankan operasi pembebasan Mosul, ibu kota provinsi Anbar.

“Pasukan keamanan yang didukung relawan al-Hashd al-Shaabi dalam operasinya telah berhasil menghancurkan sarang-sarang teroris ISIS di kawasan Nahr al-Huluw dekat Nadim Taqsim al-Tharthar serta menimpakan banyak kerugian pada mereka,” Kata Hasan Fad’am, salah seorang komandan al-Hashd al-Shaabi kepada al-Masalah.

Dia menambahkan, “Serangan ini juga menewaskan 40 teroris, menghanguskan delapan bom mobil, dan menghancurkan persenjataan ringan dan menengah milik mereka.”

Laporan ini juga menyebutkan bahwa pasukan gabungan Irak berhasil mengidentifikasi dan menghancurkan sebuah tempat yang dijadikan sebagai pangkalan pembuatan bom mobil.

Laporan lain dari al-Sumaria News menyatakan 23 teroris ISIS tewas di tangan tentara dan pasukan keamanan Irak di pegunungan Hamrin, provinsi Salahuddin.

Komandan polisi Irak Shakir Judat Selasa kemarin mengatakan, “Sekelompok pasukan polisi federal dan relawan telah melancarkan serangan terhadap konvoi pasukan ISIS di pegunungan Hamrin hingga menewaskan 23 anggota ISIS dan menghancurkan tujuh mobil mereka.”

Sementara itu, ribuan pasukan keamanan dan relawan al-Hashd al-Shaabi dilaporkan sudah siap  untuk memulai operasi pembebasan Mosul, ibu kota provinsi Ninawa.

“Lebih dari tujuh ribu pasukan al-Hashd al-Shaabi bersama dua divisi tentara dan tujuh batalyon polisi sedang menjalani tahap-tahap akhir latihan untuk operasi pembebasan,” ungkap Dawud Jundi, anggota Dewan Administrasi Provinsi Mosul dan Wakil Komandan Pasukan Perlindungan Sinjar dalam wawancara dengan IRNA Selasa kemarin.

Dia menambahkan bahwa badan kontra terorisme Irak dan pasukan rakyat sudah sudap untuk menjalankan operasi pembebasan Mosul yang sudah hampir satu tahun diduduki oleh gerombolan teroris ISIS.

“ISIS sekarang sudah lemah. Mayoritas rakyat kami di Mosul sudah memastikan bahwa ISIS adalah ancaman bagi kemanusiaan sehingga Mosul harus dibebaskan dari cengkraman gerombolan teroris asing ini,” katanya.

Menurutnya, koordinasi juga sudah tergalang serius antara al-Hashd al-Shaabi, pasukan rakyat Mosul dan pasukan Kurdi Peshmerga untuk operasi besar tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL