kilang baiji irakBaghdad, LiputanIslam.com – Sebanyak lebih dari 60 anggota kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas diterjang serangan udara Irak dan pasukan koalisi internasional anti ISIS di kawasan Albu Faraj di utara Ramadi, provinsi Anbar, Irak. Demikian dilaporkan Al-Masdar News berdasarkan keterangan seorang pejabat keamanan Irak, Senin kemarin (13/4). Bersamaan dengan ini laporan lain menyebutkan bahwa ISIS terhalau dari kawasan sekitar kilang minyak Baiji.

Disebutkan pula bahwa serangan udara di kawasan Albu Faraj juga menghancurkan empat kendaraan milik kawanan ISIS serta membuat mereka kocar-kacir di kawasan tersebut.

Para pejabat Dewan Provinsi Anbar Senin kemarin juga mengabarkan bahwa pasukan Iran telah melancarkan operasi penyisiran anggota ISIS di bagian barat Albu Faraj. Sebelum itu dikabarkan pula bahwa tentara Irak memulai operasi militer besar-besaran untuk membebaskan seluruh kawasan Albu Faraj dari pasukan teroris takfiri yang menyerbu Irak sejak 9 Juni 2014 tersebut.

Keterangan lain dari anggota Dewan Provinsi Salahuddin, Khaz Ali Hamadi, mengatakan bahwa Senin kemarin ISIS kembali berusaha menyerang dan merebut kilang minyak Baiji di provinsi ini, namun lagi-lagi ISIS terhalau oleh perlawanan pasukan Irak yang menjaga ketat kilang minyak terbesar di Irak tersebut.

Kepada Reuters Hamadi mengatakan bahwa ISIS memang sempat mendobrak barisan pasukan Irak yang mengelilingi kilang itu hingga terjadi kontak senjata sengit, namun kemudian datang bantuan serangan udara hingga merekapun terhalau.

Komandan operasi Salahuddin, Mayjen Abdul Wahhab al-Saidi, sehari sebelumnya menyatakan lebih dari 100 anggota ISIS tewas di tangan pasukan Irak selama teroris ISIS berusaha merebut kilang minyak Baiji belakangan ini.

Sebagaimana dilansir al-Sumaria News, dia membantah laporan-laporan yang menyebutkan bahwa ISIS berhasil memasuki komplek kilang yang terletak di 40 km utara Tikrit, ibu kota Salahuddin, tersebut.

Saat itu dia mengatakan, “Pasukan keamanan memulai operasi anti teroris di sekitar kilang ini, dan pertempuran masih berlanjut antara kedua belah pihak… Pasukan keamanan telah membendung upaya teroris memasuki dan merusak kilang dengan menggunakan tank dan kendaraan-kendaraan tangki dan berat yang sudah dipasangi bahan peledak.”

ISIS mengklaim berhasil menerobos pagar komplek kilang Baiji, namun pihak militer Irak memastikan pihaknya tetap memegang kontrol kilang ini. Militer Irak mengakui bahwa serangan ISIS kali ini sangat hebat dan dilancarkan dari tiga arah. ISIS sendiri memublikasikan gambar pertempurannya di kawasan sekitar tersebut yang antara memperlihatkan kepulan asap tebal dari beberapa titik di dalam komplek kilang.

Seorang petinggi militer Irak mengatakan tiga pelaku serangan bunuh diri berhasil mendekati pintu masuk komplek, namun tak lama kemudian dua di antaranya tertembak mati, sedangkan satu lainnya meledakkan diri.

“Pasukan pemerintah masih mengendalikan semua gerbang komplek kilang,” katanya.

Kilang Baiji pernah menghasilkan produk minyak sekira 300 ribu barel perhari dan dapat memenuhi 50 persen kebutuhan minyak Irak. Belakangan ini ISIS banyak kehilangan sumber-sumber dananya karena banyak medan minyak yang berhasil dibebaskan oleh tentara dan relawan Irak maupun pasukan Kurdistan Irak, Peshmerga. Karena itu ISIS sekarang mencoba mati-matian untuk merebut kilang minyak Baiji. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL