Foto: Arsip

Sanaa, LiputanIslam.com –  Serangan udara pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi kembali menyuguhkan pemandangan memilukan di Yaman. Sebanyak enam warga yang berasal dari satu keluarga di kawasan Hudayda, Yaman, terbunuh akibat serangan terbaru koalisi itu, Senin (16/4/2018).

Serangan tak kenal belas kasih itu menimpa sebuah rumah di distrik Hais, Hudayda, hingga enam orang penghuninya terbunuh.

Sementara itu, sumber militer Yaman menyatakan bahwa jet tempur Saudi melancarkan 10 kali serangan ke kawasan Jabal al-Dud, namun belum ada laporan mengenai akibatnya.

Di medan tempur, seorang tentara Saudi di kawasan al-Haskoul dan dua militan pro-Saudi di pos Bajal di kawasan Jizan, Saudi selatan, tertembak oleh sniper Yaman. Di kawasan ini pula, para pejuang Yaman menggempur tempat konsentrasi tentara Saudi dan pasukan bayaran Saudi di pos al-Amud, al-Muntazah, dan al-Dukhan dengan peluru mortir.

Laporan lain menyebutkan bahwa sistem pertahanan udara Saudi telah merontokkan rudal balistik yang ditembakkan oleh pasukan Ansarullah (Houthi) ke kawasan Najran, Saudi selatan, Senin.

Keterangan sumber di Yaman menyatakan bahwa Ansarullah telah melesatkan rudal Badr-1 dengan sasaran perusahaan listrik Saudi di Najran.

Pasukan koalisi Arab mengancam akan bereaksi keras jika Ansarullah berusaha menggunakan lagi pesawat nirawak untuk menyerang Saudi.

Saudi mengaku berhasil menghancurkan dua unit nirawak yang berusaha menyerang sebuah bandara di Saudi selatan.

“Balasan akan sengit dan menyakitkan,” kata jubir pasukan koalisi Arab Kolonel Turki Al-Maliki dalam jumpa pers, Senin.

Dia juga kembali menuduh Iran membekali Ansarullah dengan senjata dan perlengkapan mutakhir, termasuk pesawat nirawak. Iran sendiri juga sudah berulang kali membantah tuduhan demikian, dan mengaku hanya memberikan dukungan secara politik. (mm/alalam/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*