rudal tochka yamanSanaa, LiputanIslam.com –  Serangan rudal pasukan militer Yaman ke markas pasukan pro-koalisi pimpinan Arab Saudi di provinsi Jawf dikabarkan telah menewaskan 50 orang, sementara serangan udara Saudi menewaskan 13 warga sipil di kawasan yang sama.

“Satuan pasukan rudal dan pasukan rakyat Yaman telah menggempur tempat perkumpulan pasukan bayaran koalisi dukungan Amerika Serikat pimpinan Arab Saudi di kawasan Bi’ir al-Maraziq, provinsi Jawf, dengan rudal balistik Qahir 1,” ungkap sumber militer Yaman di provinsi Jawf, seperti dilansir kantor berita resmi Yaman, Saba, Kamis (25/2).

Dia menambahkan, “Serangan ini menewaskan 50 pasukan bayaran dan melukai puluhan lainnya.”
Menurutnya, beberapa di antara pasukan pro-Saudi yang tewas itu berstatus komandan.

Laporan lain dari channel al-Masirah menyebutkan sebanyak 13 warga sipil terbunuh akibat serangan jet tempur Saudi terhadap beberapa unit truk pengangkut bahan makanan di provinsi Jawf.

Selasa lalu serangan Saudi ke sebuah kawasan di provinsi Sa’dah menewaskan 25 warga sipil yang sebagian besar adalah anak kecil dan kaum perempuan.
Saudi dan sekutunya sejak 26 Maret 2015 sampai sekarang menyerang Yaman dengan dalih demi memulihkan pemerintahan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansuor Hadi yang tersingkir oleh revolusi rakyat yang dimotori oleh gerakan Ansarullah.

Saudi berjanji menumpas Ansarullah yang didukung oleh militer Yaman, tapi sampai sekarang serangan itu hanya menghasilkan tewasnya sekitar 8,300 orang yang sekira 2,250 di antaranya adalah anak kecil serta terlukanya lebih dari 16,000 orang, sementara pasukan militer Yaman dan milisi Ansarullah tetap tangguh bertahan dan menyerang.

Serangan Saudi  dan sekutunya juga telah menimbulkan kerugian materi pada Yaman dalam jumlah yang sangat besar berupa kehancuran fasilitas infrastruktur, rumah sakit, sekolah, pabrik, rumah ibadah dan situs-situs sejarah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL