Amman, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Yordania Hani al-Mulki mengundurkan diri setelah aksi demo protes terhadap pemerintahannya memasuki malam kelima di Amman, ibu kota negara ini.

Sumber-sumber yang dekat dengan pemerintah negara ini mengatakan bahwa al-Mulki telah menyerahkan surat permohonan pengunduruan dirinya serta meminta kepada para menteri kabinetnya agar memberitahukan pengunduran dirinya.

Raja Abdullah II dari Yordania dilaporkan telah menerima permohonan itu kemudian memerintahkan kepada Menteri Pendidikan Omar al-Razzaz agar membentuk kabinet baru.

Ribuan orang berunjuk rasa di jalanan di Amman dan berbagai kota besar lain di negara ini untuk malam kelima pada  Minggu (3/6/2018) guna memprotes rencana kenaikan pajak akibat tekanan lembaga Dana Moneter Internasional (IMF). Aksi ini tercatat sebagai  rasa protes terbesar terhadap pemerintah sejak 2011.

Kenaikan harga BBM dan pemangkasan subsidi belakangan ini juga telah memicu kemarahan masyarakat terhadap pemerintah.

Para pengunjuk rasa mengecam pemerintah dan menilainya memilih menaikkan harga dan pajak untuk mengumpulkan dana daripada memerangi korupsi.

“Pemerintah telah menaikkan harga untuk semuanya, tanpa meningkatkan layanan sebagai imbalan di negara miskin ini,” kata Ali Ibrahim, salah satu pengunjuk rasa.

Demonstrasi dimulai pada Rabu lalu ketika ribuan warga Yordania melakukan aksi mogok terhadap tagihan pajak penghasilan. Aksi itu dilakukan setelah perdana menteri menolak membatalkan tagihan yang dikembalikan oleh banyak warga Yordania.

Menurut saksi, pengunjuk rasa yang berkumpul di dekat kantor kabinet, Minggu, mengatakan mereka hanya akan bubar jika pemerintah mencabut RUU yang dikirim ke parlemen bulan lalu.

“Pemerintah telah membuat kita tak punya uang … mereka telah meninggalkan kita tanpa uang di kantong kita,” teriak demonstran.

Polisi telah dituduh menggunakan kekerasan terhadap para massa demonstran sejak aksi protes dimulai, dan banyak yang kuatir polisi akan bertindak lebih kasar ketika jumlah massa membengkak. (mm/ammonnews/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*