miltan mesirKairo, LiputanIslam.com – Juru bicara militer Mesir Brigen Mohamed Samir, Minggu (22/3/2015) mengumumkan 43 teroris tewas diterjang operasi tentara dan pasukan keamanan Mesir di Semenanjung Sinai.

Awsat Masriya melaporkan bahwa menurut Samir, puluhan teroris itu terbunuh dalam perisiwa baku tembak yang terjadi dalam pekan lalu ketika mereka berusaha menyerang pos-pos kemanan dan di area yang menjadi target serangan helikopter Mesir.

Samir menjelaskan bahwa operasi itu dilancarkan di beberapa kota di Sinai Utara, yaitu al-Arish, Rafah dan Sheikh Zuweid.

“Operasi ini berlangsung sejak 16 – 21 Maret di berbagai kawasan Semenanjung Sinai dalam rangka menumpas para teroris… Dalam operasi ini sebanyak lima orang dibuntuti, 82 orang terduga teroris ditangkap, dan 16 markas teroris beserta 42 mobil dan 53 motor mereka hancur, ” ungkapnya, sebagai dilaporkan al-Youm al-Sabea.

Dia juga mengatakan bahwa petugas telah meledakkan 13 bom yang diaktifkan oleh para teroris.

Sudah lebih dari satu tahun perang Mesir gencar menjalankan operasi penumpasan kelompok-kelompok bersenjata di kawasan Sinai Utara. Dalam rangka ini pula pemerintah Mesir memutuskan untuk membangun zona penyanggah di perbatasan negara ini dengan Jalur Gaza.

Negara ini dilanda gelombang aksi kekerasan sejak Presiden Mohamed Morsi dikudeta oleh militer pada tahun 2013.

Kelompok bersenjata yang paling aktif di sana adalah kelompok Ansar Bait al-Maqdis yang belakangan mengubah nama menjadi Wilayat Sinai setelah menyatakan berbaiat kepada kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*