yaman damajSanaa, LiputanIslam.com – Wali Kota Lahij di bagian selatan Yaman, Ahmad al-Majidi, menyatakan bahwa dari total 400 pelajar atau mahasiswa asing yang berada di wilayahnya sebanyak 300 orang telah dideportasi, sementara 100 lainnya berstatus buronan.

Situs berita al-Taghyeer menyebutkan bahwa ratusan mahasiswa itu belajar di pusat Salafi al-Fayush dan mereka adalah warga negara Mesir, Tunisia, Aljazair, Maroko, Libya, Amerika Serikat, Perancis dan beberapa negara Asia.

Disebutkan pula bahwa mereka belajar di pusat pendidikan yang terafiliasi dengan kaum Salafi Arab Saudi, dan hampir 100 orang telah meninggalkan pusat itu dan memilih berlindung di masjid-masjid atau rumah-rumah di wilayah tersebut, namun mereka terus dicari dan telah disampaikan pula pemberitahuan dan peringatan dalam masalah ini kepada berbagai kedutaan besar negara-negara terkait.

Beberapa waktu juga terdapat pengumuman bahwa pemerintah Yamah telah mengeluarkan instruksi deportasi 100 penganut aliran Salafi asal Tunisia yang diketahui menguasai cara dan teknik menggunakan senjata api. Pengumuman ini mendapat sambutan baik dari kelompok Ansarullah atau Syiah al-Houthi.

Berita lain dari Yaman menyebutkan bahwa seorang perwira militer Yaman Kolonel Shaiq Mohammad Shaiq terbunuh akibat seranganteror kawanan bersenjata anggota jaringan teroris al-Qaeda di kawasan Sheikh Usthman, provinsi Aden, di bagian selatan negara ini.
Situs berita Khabar yang berbasis di Yaman menyebutkan dua orang bersenjata anggota al-Qaeda telah menembak Kolonel Mohammad Shaiq. Keduanya langsung kabur setelah berhasil menyerang sang kolonel.

Serangan ini terjadi dua hari setelah kawanan bersenjata itu gagal meneror Kolonel Faraj Hussain al-Atiki, komandan Laskar 31 pasukan lapis baja Yaman. Saat itu al-Atiki hanya menderita luka akibat ledakan bom yang pasang para teroris, namun salah satu pengawalnya terbunuh.

Sementara itu, Ali al-Qahum, salah seorang komandan gerakan Ansarullah mengatakan ISIS gagal menjadikan Yaman membara seperti Irak.

“Konspirasi berbahaya ISIS dengan tujuan mengulangsi skenario Irak di Yaman berhasil digagalkan oleh gerakan Ansarullah,” katanya, seperti dikutip koran Kuwait al-Seyassah.

Dia menambahkan, “Ribuan teroris asing anggota al-Qaeda dulu telah masuk ke kawasan Dammaj dan Kitaf di provinsi Sa’dah dan kawasan Houth di provinsi Amran. Mereka juga mendatangi provinsi Ma’rib. Sejumlah besar mereka mundur dari kawasan Kitaf, Dammaj, Houth, Amran dan Arhab setelah Ansarullah bertempur dengan mereka, tapi sempai sekarang masih ada beberapa teroris yang berkonsentrasi di kawasan selatan provinsi Abyan.”

Dia menjelaskan bahwa teroris dari banyak negara berdatangan ke Yaman dengan tujuan menjalankan agenda asing untuk mengoyak Yaman dan menjerumuskan negara ini ke dalam jurang perang saudara dan konflik sektarian, namun misi mereka ini berhasil dipatahkan oleh Ansarullah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL