Moskow, LiputanIslam.com –  Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan 30-an anggota kelompok teroris Jabhat al-Nusra tewas di Idlib, Suriah, dihantam serangan udara jet tempur Su-33 milik Rusia yang meluncur dari kapal induk Admiral Kuznetsov, Kamis (17/11/2016). Bersamaan dengan dengan 25 anggota kelompok teroris Harakat Nour al-Din al-Zenki tewas terkena ledakan bom mobil di kota Azaz.

Jubir kementerian ini, Igor Konashenkov, menjelaskan bahwa data-data intelijen memastikan sebanyak lebih dari 30 anggota Jabhat al-Nusra yang merupakan cabang  jaringan teroris al-Qaeda di Suriah tewas terkena serangan udara tersebut. Beberapa di antara mereka adalah komandan teroris, termasuk Mohammad Hilal, Abu Jabir, dan Abu Baha al-Asfari yang telah menyatukan kawanan bersenjata Jabhat al-Nusra di Aleppo dan Hama.

Selasa lalu Rusia juga melancarkan serangan udara masif terhadap posisi-posisi Jabhat al-Nusra hingga menewaskan beberapa anggota kelompok ini dan menghancurkan tempat-tempat persembunyian mereka.

Sementara itu, tak kurang dari 25 teroris anggota Harakat Nour al-Din al-Zenki tewas terkena ledakan bom mobil yang ditujukan terhadap markas kelompok ini di kota Azaz, provinsi Aleppo, dekat perbatasan Suriah-Turki.

Kelompok ini memublikasi foto-foto jajaran kantung plastik warna hitam berisi jenazah para korban.  Harakat Nour al-Din al-Zenki adalah bagian dari aliansi Jaish al-Fath dan aktif terutama di provinsi Aleppo.

Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM menyatakan gudang amunisi kelompok al-Zenki menjadi sasaran serangan hingga menewaskan sedikitnya sepuluh kombatan dan melukai puluhan lainnya.

Azaz yang menjadi salah satu sarang utama kelompok-kelompok bersenjata di provinsi Aleppo berulangkali diguncang aksi peledakan bom mobil.

Harakat Nour al-Din al-Zenki adalah kelompok teroris yang beberapa bulan lalu menggemparkan publik Timteng setelah memublikasikan video aksinya memenggal kepala seorang bocah Palestina di kamp Handarat karena dianggap sebagai pendukung pemerintah Suriah. Aksi kejam ini menggemparkan terutama karena kelompok ini didukung secara langsung oleh Inggris, Perancis, Turki, Amerika Serikat, Arab Saudi dan Qatar. (mm/alalam/afp)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL