Gaza, LiputanIslam.com –  Tiga orang Palestina, satu di antaranya anak kecil, gugur dan ratusan lainnya cidera terkena peluru tajam dan gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan Zionis terhadap aksi unjuk rasa warga Palestina di bagian timur Jalur Gaza, Jumat (5/10/2018).

Departemen Kesehatan Palestina di Gaza mencatat 3 orang Palestina gugur syahid dan 376 lainnya cidera. Tiga syuhada itu adalah Faris al-Sarsawi, 12 tahun, Akram Abu Samaan, 24 tahun, dan Hosein Fathi al-Raqab, 20 tahun. Mereka semua tertembak di timur Khan Yunis pada Jumat sore waktu setempat.

Saat itu ribuan orang Palestina yang berunjuk rasa direaksi pasukan Israel dengan tembakan peluru tajam, gas air mata, dan water canon hingga jatuh korban gugur dan luka. Tak hanya itu, sebagaimana dilaporkan media Israel, jet tempur Israel menyerang posisi Hamas.

Pada aksi unjuk rasa Jumat pekan lalu sebanyak 7 orang Palestina gugur dan lebih dari 500 lainnya terluka akibat serangan Israel. Peristiwa ini tercatat paling berdarah sejak  insiden 14 Mei lalu di mana puluhan orang Palestina gugur dan ratusan lainnya cidera.

Unjuk rasa rutin digelar oleh rakyat Palestina di Jalur Gaza sejak 30 Maret lalu untuk meneriakkan hak para pengungsi Palestina pulang ke kampung halaman yang mereka tinggalkan sejak tahun 1948. Selain itu mereka menuntut penghentian blokade Israel terhadap Jalur Gaza. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*