operasi irakBaghdad, LiputanIslam.com – Sekitar 200 anggota kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas akibat serangan masif pasukan Irak di provinsi Diyala dan Nineveh, Ahad (23/11).

Berdasarkan keterangan sumber-sumber keamanan dan relawan Irak, situs berita al-Youm al-Sabea melaporkan bahwa beberapa kawasan di provinsi Diyala berhasil dibebaskan dari tangan pasukan ISIS dalam sebuah operasi besar-besaran pasukan militer Irak bersama pasukan Kurdistan Peshmerga dan kelompok-kelompok pasukan relawan.

Dalam operasi ini sebanyak 150 anggota ISIS tewas dan beberapa kendaraan mereka hancur. Sedangkan beberapa kawasan di provinsi Diyala yang berhasil dibersihkan dari keberadaan ISIS ialah Rabi’ah, Bani Weis, Atinah, Asakir, Asriyah dan Pangkalan Kubara.

Laporan lain dari situs berita al-Sumariya menyebutkan bahwa sebanyak 45 anggota ISIS, beberapa di antaranya berasal dari Eropa, juga menemui ajalnya akibat serangan udara yang menerjang beberapa posisi mereka di selatan kota Mosul, provinsi Nineveh. Selain itu, beberapa kendaraan mereka juga hancur.

Sementara itu, sebanyak 60 warga Jerman yang menjadi anggota ISIS tewas dalam pertempuran di Irak dan Suriah. Pemerintah Jerman menyatakan ada sekitar 550 warganya yang menjadi anggota ISIS, 60 di antaranya sudah terbunuh dalam pertempuran di dua negara Arab tersebut.

“Otoritas (Jerman) mengetahui bahwa ada 60 di antara 550 warganya yang pergi ke Suriah dan Irak untuk bergabung dengan kelompok-kelompok ekstrimis telah terbunuh,” ungkap kepada badan intelijen dalam negeri Jerman, Hans George Maaben dalam wawancara dengan surat kabar Jerman, Welt am Sontag, sebagaimana dikutip berbagai media Irak, termasuk Iraqinews dan Shafaqnews, Ahad (23/11).

Bersamaan dengan ini, The Telegraph menyatakan dua anggota ISIS asal Inggris, Abu Abdullah al-Habashi, 21 tahun, dan Abu Dharda, 20 tahun, juga dilaporkan tewas dalam pertempuran di kota Kobane, Suriah.

Menurut harian Inggris ini, al-Habashi pernah muncul setidaknya dalam dua video propanda ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL