kobane-ISISDamaskus, LiputanIslam.com – Sedikitnya 21 anggota kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas akibat serangan udara pasukan koalisi internasional di kota Kobane, Suriah, sementara pasukan Kurdistan Irak, Peshmerga, gelombang pertama dilaporkan telah tiba di kota itu.

Menurut laporan Xinhua dari Damaskus, lembaga Pengawas HAM Suriah menyatakan bahwa satu di antara puluhan anggota ISIS yang tewas di kota di sisi perbatasan Suriah-Turki itu adalah warga negara Denmark.

Disebutkan pula bahwa koalisi internasional belakangan memfokuskan serangan terhadap beberapa posisi ISIS di Kobane dengan tujuan mencegah jatuhnya kota strategis ini dari tangan pasukan Kurdi setempat ke tangan ISIS.

Pengawas HAM Suriah juga menyatakan bahwa ISIS telah mengeksekusi 20 tentara Suriah yang sebagian besar berpangkat perwira. Puluhan tentara itu ditangkap oleh kawanan ISIS dalam peristiwa serangan ISIS ke sebuah pangkalan militer di Raqqah beberapa waktu lalu. Pangkalan itu sendiri sampai sekarang masih dikuasai penuh oleh ISIS.

Lembaga itu menambahkan bahwa sebagian besar lapangan minyak di provinsi kaya minyak Deir al-Zor di bagian timur Suriah dekat perbatasan Irak masih dikuasai ISIS.

Laporan lain menyebutkan bahwa gelombang pertama pasukan Kurdistan Irak, Peshmerga, yang beberapa hari lalu masuk ke Turki telah tiba di Kobane bersama senjata dan perlengkapan perang mereka.

Jumlah mereka diperkirakan sekitar 150 orang dan datang tak lain untuk ikut membantu pejuang Kurdi setempat bertempur melawan kawanan teroris ISIS yang ingin menguasai Kobane.

“Kami sudah menyeberang (ke Kobane)”, ungkap seorang petempur Peshmerga, sebagaimana dikutip Reuters.

Kedatangan mereka segera disambut gembira oleh warga Kurdi Suriah.

Mereka datang terlambat dari jadwal dan menghabiskan waktu tiga hari di wilayah Turki.

“Ada banyak keterlambatan dan Peshmerga tidak bisa disalahkan. Turkilah yang berada di balik keterlambatan,” ujar seorang pejabat Partai Uni Demokrasi Kurdi (PYD) yang meminta tidak disebutkan namanya.

Menurutnya, Kamis lalu sudah masuk 10 personil Peshmerga ke Kobane melalui wilayah Turki untuk mempelajari geografi area sekitar. Mereka kemudian kembali lagi ke sisi perbatasan Turki untuk menyiapkan kedatangan 150 petempur Peshmerga yang menunggu untuk segera masuk ke Kobane. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL