Riyadh, LiputanIslam.com –  Seorang da’i kondang Arab Saudi Syeikh Suleiman al-Duwaish dikabarkan oleh pengguna akun Twitter berbahasa Arab “Motaqali al-Rai” telah meninggal dunia akibat penyiksaan di dalam penjara yang sudah dihuni al-Duwaish selama dua tahun, tepatnya sejak April 2016

“Telah terkonfirmasi kabar meninggalnya tahanan Syeikh Suleiman al-Duwaish akibat penyiksaan dalam penjara, namun akun ini tidak akan menyebutkan detail penyiksaan yang menyebabkan kematiannya demi menjaga kehormatan dirinya,” ungkap akun tersebut, Selasa (14/8/2018).

Sebelumnya, pengguna akun Twitter ternama “mujtahidd” menyebutkan bahwa al-Duwaish ditangkap karena telah membuat pernyataan di Twitter yang kemudian oleh Putra Mahkota Saudi Mohamed bin Salman (MbS) dianggap sebagai sindiran terhadap dirinya.

Menurut Mujtahidd, sejak itu al-Duwaish diciduk oleh aparat Saudi, dan MbS kemudian menyiksanya dan bahkan melakukan sendiri penyiksaan itu.

Beberapa bulan lalu Mujtahidd menyebutkan bahwa pihak pemerintah Saudi menyatakan kepada pihak keluarga al-Duwaish bahwa dia masih hidup tapi dalam “kehilangan akalnya”, namun pihak keluarga tetap ragu apakah dia masih hidup atau sudah meninggal.

Suleiman al-Duwaish merupakan salah satu da’i terkemuka Saudi. Dia pernah terlibat perdebatan sengit di media sosial Twitter dengan Dhahi Khalfan, wakil komandan kepolisian Dubai, Uni Emirat Arab, dan berulang kali melontarkan kritikan terhadap mantan kepala Pengadilan Kerajaan Saudi, Khalid al-Tuwaijri. (mm/arabi21)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*