Gaza, LiputanIslam.com –  Dua warga Palestina, satu di antaranya anak kecil, gugur syahid, dan 246 lainnya cidera akibat serangan pasukan Zionis Israel terhadap warga Palestina yang menggelar aksi unjuk rasa di dekat perbatasan antara Jalur Gaza dan Israel (Palestina pendudukan 1948), Jumat (27/7/2018).

Departemen Kesehatan Palestina di Gaza menjelaskan bawa satu anak bocah Palestina berusia 14 tahun yang identitasnya masih belum diketahui telah gugur diterjang peluru pasukan Zionis di bagian kepala di timur kota Rafah, Jalur Gaza selatan.  Dan sebelum itu, seorang pria Palestina bernama Ghazi Abu Mustafa, 43 tahun, juga gugur terkena peluru pasukan Zionis di bagian kepala di perbatasan timur kota Khan Yunis, Jalur Gaza selatan.

Departemen Kesehatan Palestina menambahkan bahwa sebanyak 246 warga Palestina menderita luka diserang Israel dengan kondisi 11 di antaranya luka parah. Disebutkan pula 90 orang di antara para korban luka itu terkena tembakan peluru tajam, sedangkan sisanya terkena tembakan gas air mata.

Di antara para korban  luka terdapat  19 anak kecil, 10 perempuan, 4 anggota tim ambulan, dan 1 wartawan.

Dalam peristiwa itu pasukan Israel menyerang gelombang massa Palestina yang berdatangan ke lokasi sekitar tenda-tenda al-Awdah yang didirikan di kawasan dekat pagar perbatasan Jalur Gaza-Israel untuk menggelar aksi Great March of Riturn.

Dalam aksi yang sudah memasuki minggu ke-18 ini warga Palestina di Jalur Gaza meneriakkan hak seluruh Palestina untuk kembali ke kampung halaman masing-masing, termasuk di wilayah Israel. Selain itu mereka juga menutut diakhirnya blokade Israel terhadap Jalur Gaza. (mm/raialyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*