Intifada3Ramallah, LiputanIslam.com – Hampir tiap hari selalu ada nyawa yang melayang di antara warga Palestina dalam perjuangan mereka melawan kejahatan kaum Zionis Israel. Dalam peristiwa terbaru dilaporkan bahwa dua lagi pemuda Palestina gugur syahid ditembus peluru pasukan Zionis.

Sebagaimana dilansir situs Palestina Samanews, Kementerian Kesehatan Palestina memastikan satu pemuda Palestina bernama Haitham Mahmoud Abduljalil, warga distrik Asirah di utara Nablus, Tepi Barat, gugur ditembak pasukan Zionis di lokasi dekat “Pembatas 17” Kamis siang waktu setempat (14/1).

Sumber-sumber Israel menyatakan pemuda itu ditembak karena telah menikam tentara Israel di lokasi tersebut hingga menyebabkan tentara itu menderita luka ringan.

Pihak Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan pasukan Israel melarang tim ambulan Palestina mendekati pemuda Palestina yang terkapar bersimbah darah di lokasi.

Samanews juga melaporkan bahwa tentara Israel juga membunuh satu pemuda Palestina lain dengan tuduhan yang sama; menikam tentara Israel. Sumber lokal mengatakan bahwa pemuda yang gugur itu bernama Moayyad Jabarin, 20 tahun, warga distrik Sa’ir.

Sumber Israel mengatakan bahwa pemuda itu berusaha menikam salah seorang tentara Israel dekat persimpangan Beit Enon dekat distrik Sa’ir di utara al-Khalil (Hebron), Tepi Barat, sehingga kemudian ditembak mati.

Lembaga Bulan Sabit Merah Palestina mengaku pihaknya di sana juga dilarang mendekat ke lokasi oleh pasukan Israel.
Rabu (13/1), Depkes Palestina di Gaza menyatakan sejak terjadi Intifada 3 yang dimulai pada 1 Oktober 2015 jumlah syuhada Palestina mencapai 156 orang, termasuk 27 anak kecil dan 7 perempuan, sedangkan korban luka berjumlah sekitar 4600 orang.

Dengan adanya dua korban baru tersebut maka jumlah syuhada Palestina kini menjadi 158 orang. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL