bahrain2Manama, LiputanIslam.com – Pengadilan Pidana Bahrain menjatuhkan vonis hukuman penjara seumur hidup terhadap 16 warga Syiah Bahrain serta memvonis dua warga Syiah lainnya dengan hukuman penjara 10 tahun, Ahad (30/03).

Menurut pihak pengadilan, belasan orang itu terpidana karena telah menyerang polisi dengan bom molotov pada bulan Maret ini di desa Adhrai yang mayoritas penduduknya bermazhab Syiah. Jaksa penuntut umum Bahrain juga mendakwa mereka telah membakar mobil milik Kementerian Dalam Negeri Bahrain serta terlibat dalam aksi unjuk rasa ilegal.

Dalam beberapa bulan terakhir, pengadilan Bahrain telah menjatuhkan vonis hukuman terhadap puluhan warga Syiah dengan dakwaan terlibat dalam berbagai aksi demo yang memicu bentrokan massa dengan polisi.

Bahrain sering dilanda aksi demo menuntut reformasi pemerintahan sejak tahun 2011. Komisi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutkan sekitar 89 orang tewas akibat gelombang kerusuhan yang melanda negara yang mayoritas penduduknya bermazhab Syiah ini.

Dalam peristiwa terbaru beberapa kawasan Bahrain dilanda unjuk rasa menolak penyelenggaraan Grand Prix Formula One (GP F1) di negara ini. Beberapa daerah, termasuk Akar, Nuwaidirat, Maamir, Sanabis, dan Safalah dilanda gelombang unjuk rasa massa yang membawa spanduk-spanduk berisikan tuntutan penggulingan rezim Bahrain.  Massa menganggap penyelenggaraan GP F1 sebagai bagian dari upaya rezim untuk menutupi tuntutan rakyat Bahrain. Unjuk rasa damai berubah rusuh setelah aparat keamanan berusaha membubarkan unjuk rasa dengan menembakkan peluru gas air mata. (mm/gateahram/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL