bandara-aden-yamanSanaa, LiputanIslam.com –   Sumber keamanan Yaman menyatakan  sebanyak 150  teroris telah masuk ke kota Aden, Yaman selatan, dengan menggunakan sebuah pesawat Turki menyusul pembebasan kota Aleppo oleh pasukan pemerintah Suriah.

“Beberapa elemen yang berafiliasi dengan kelompok-kelompok takfiri telah diturunkan di bandara Aden yang kini dikendalikan oleh pasukan pendudukan Uni Emirat Arab,” ungkap sumber anonim itu, Jumat (30/12/2016).

Tanpa memberikan keterangan lebih lanjut tentang itu, dia juga mengungkapkan bahwa rencananya, 158 antek Arab Saudi yang menderita luka dalam perang di Taiz akan dilarikan ke rumah sakit di Turki.

Laporan lain menyebutkan 11 pasukan antek Saudi tewas dan beberapa lainnya terluka dalam pertempuran dengan tentara dan pasukan rakyat Yaman di berbagai kawasan provinsi Taiz.

Sumber militer Yaman mengatakan, “Enam orang di antaranya terbunuh di timur Gunung al-Han di kawasan al-Dhabab, Taiz, dan tiga lainnya cidera. Empat lainnya di antara para antek itu tewas di distrik al-Shilu, dan satu sisanya di Bukit al-Wakil, Taiz.”

Disebutkan pula bahwa tentara dan pasukan komite rakyat Yaman juga menggempur pasukan antek Saudi di selatan desa al-Hariqiyah dengan mortir dan menimpakan kerugian pada mereka.

Rabu lalu gempuran mortir tentara dan pasukan rakyat Yaman itu memorak porakan kubu-kubu antek Saudi di sekitar Bukit al-Difa’.

Saudi dan beberapa negara sekutunya melancarkan serangan militer ke Yaman serta memblokade darat, laut dan udara negara miskin jirannya itu sejak 26 Maret 2015 dengan tujuan memulihkan pemerintahan Abd Rabbuh Mansour Hadi yang sudah mengundurkan diri dan kemudian terusir dari Sanaa, ibu kota Yaman, oleh revolusi yang digalang milisi Ansarullah (Houthi).

Agresi militer Saudi dan sekutunya menjatuhkan korban tewas lebih dari 11,000 orang dan korban luka puluhan ribu orang yang sebagian besar adalah warga sipil, termasuk perempuan, anak kecil, dan lansia. Serangan ini juga menyebabkan jutaan orang mengungsi dan banyak fasilitas infrastruktur Yaman luluh lantak.

Merasa kuat dan banyak dana, Saudi semula bersumpah akan dapat menumpas Ansarullah dan sekutunya dalam waktu singkat, tapi sampai sekarang perlawanan Ansarullah dan sekutunya masih tetap solid, dan tak ada indikasi apapun bahwa Mansour Hadi akan dapat kembali ke Sanaa melalui cara militer. (mm/almasirah/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL