Beirut, LiputanIslam.com –  Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa lebih dari 1,5 juta pengungsi Suriah telah kembali ke kampung halamannya, termasuk 260 ribu pengungsi yang pulang dari luar Suriah.

Seperti dilansir saluran RT milik Rusia, Kamis (8/11/2018), Direktur Pusat Manajemen Pertahanan Nasional Mikhail Mezentsev di sela rapat gabungan Markas Besar Komite Koordinasi Bersama Pemulangan Pengungsi mengatakan, “Bahkan hari ini lebih dari 1.507.000 warga Suriah, termasuk lebih dari 1.246.000 pengungsi dan lebih dari 260.000 pengungsi dari luar negeri, telah pulang ke tempat tinggal mereka secara permanen.”

Mizintsev menambahkan bahwa minggu lalu sebanyak 7028 warga Suriah, termasuk 5241 orang dari luar dan 1787 orang dari berbagai daerah di dalam negeri, telah pulang, serta terjadi peningkatan jumlah pengungsi yang pulang pada periode terakhir, terutama dari Yordania.

Mizintsev juga menyebutkan bahwa pemerintah Lebanon menyatakan kesiapannya mengamankan kepulangan sekira 200,000 pengungsi ke Suriah sebelum akhir tahun ini, dan pemulangan secara sukarela ini telah dibicarakan sesuai dengan ketentuan PBB.

Pihak berwenang Libanon telah mengumumkan kepulangan lebih dari 87 ribu pengungsi ke Suriah secara sukarela sejak Juli lalu dengan upaya Beirut dan koordinasi dengan pemerintah Suriah.

Badan Keamanan Umum Libanon dalam sebuah statemennya menyebutkan, “Jumlah pengungsi Suriah yang meninggalkan Lebanon secara perorangan mencapai sekitar 80,000 sejak Juli lalu dengan memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh Badan Keamanan Umum.”

Statemen itu juga menyebutkan, “Pengungsi yang kembali ke negara mereka dalam kampanye repatriasi sukarela berjumlah 7,670 orang, dan jumlah total pengungsi yang kembali ke Suriah sejak tanggal tersebut hingga saat ini sekitar 87, 670 pengungsi.”

Lebanon memperkirakan jumlah warga Suriah yang mengungsi ke wilayah Lebanon akibat perang yang berkobar di Suriah sejak 2011 mencapai sekitar 1,5 juta, sementara PBB menyatakan jumlah mereka tak  sampai satu juta. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*