Sanaa, LiputanIslam.com –  Kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) mengumumkan sebanyak 12 tentara Uni Emirat Arab (UEA), satu di antaranya perwira, tewas di provisni Taiz di bagian barat daya Yaman. Selain itu, Ansarullah juga telah merontokkan satu pesawat nirawak pengintai milik Arab Saudi.

TV Al-Masirah milik Ansarullah menyatakan pihaknya pada Minggu malam (18/2/2018) dalam sebuah operasi militernya berhasil mengecoh dan menyergap pasukan UEA yang terlibat dalam serangan terhadap posisi-posisi yang dikuasai Ansarullah di distrik Muza.

“Ansarullah telah membunuh 12 tentara Emirat, satu di antaranya perwira, dan menghancurkan empat mobil militer lapis baja Emirat dan empat mobil lapis baja lain milik pasukan loyalis Abd Rabbuh Mansur Hadi (presiden tersingkir Yaman),” ungkap Al-Masirah.

TV ini menambahkan bahwa Ansarullah masih mengepung pasukan UEA, sementara pasukan loyalis Hadi berusaha bergerak maju dengan dukungan jet tempur pasukan koalisi Arab untuk memecah kepungan dan mengevakuasi korban tewas dan luka pasukan UEA, dan dalam proses ini jet tempur tersebut sempat salah serangan terhadap pasukan loyalis Hadi sendiri hingga jatuh beberapa korban tewas dan luka.

Kantor berita UEA, WAM, melaporkan bahwa tentara UEA Sersan Ali Khalifa Hashil Al-Mismari terbunuh saat ikut serta dalam operasi militer “Pemulihan Harapan” pasukan koalisi Arab pimpinan Saudi untuk membela pemerintahan Hadi, tanpa merinci bagaimana dan di mana perwira ini terbunuh.

UEA merupakan negara kedua terbesar setelah Saudi dari segi partisipasinya dalam serangan pasukan koalisi Arab ke Yaman yang dimulai pada 26 Maret 2015 . Dalam serangan udara ke Yaman, UEA mengerahkan 30 unit jet tempur, sementara Saudi mengerahkan 100 jet tempur. Sedangkan dalam serangan darat, UEA maupun Saudi tidak menyebutkan jumlah tentaranya yang dikerahkan.

Ansarullah juga mengaku bahwa pada pagi di hari yang sama berhasil merontokkan satu pesawat nirawak pengintai milik pasukan koalisi Arab di kawasan Al-Baqa’, Sa’dah, yang berbatasan dengan Saudi.

Ansarullah juga berhasil menembak jatuh nirawak serupa di kawasan Harib Al-Qaramish, provinsi Marib, pada 25 Januari lalu, dan nirawak pengintai lain di distrik Harad yang berbatasan dengan provinsi Hajjah pada 30 Desember 2017. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*