korban bom masjid syiah kuwaitKuwaitCity, LiputanIslam.com – Kejaksaan Kuwait akan mengajukan tuntutan hukuman mati terhadap 11 di antara 29 terdakwa kasus peledakan bom di Masjid Imam Jakfar al-Shadiq ra di KuwaitCity, ibu kota Kuwait. Demikian dilaporkan koran al-Qabas terbitan Kuwait, Rabu (15/7).

Menurut al-Qabas, dua terdakwa masih berstatus buronan dan diduga masih aktif menjalankan misi teror di bawah komando kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS/ISIL/DAISH).

Sehari sebelumnya, Kejaksaan Kuwait menyatakan ada 29 terdakwa tragedi berdarah tersebut, tujuh orang di antaranya warga negara Kuwait sendiri, lima warga negara Arab Saudi, dan tiga orang warga negara Pakistan. Mereka didakwa terlibat di balik serangan yang membunuh 27 orang dan melukai sekira 200 orang lainnya tersebut.

Berbagai laporan menyebutkan bahwa dua orang di antara para terdakwa itu dijerat dengan pasal pembunuhan terencana, dua lainnya didakwa melakukan pelatihan aksi kriminal, sembilan orang lagi didakwa bekerjasama melakukan tindakan kriminal, sedangkan sisanya akan diadili karena didakwa mengetahui rencana serangan teror itu namun tidak melaporkannya kepada pihak yang berwenang.

Serangan teror bom di Masjid Imam Jakfar Shadiq ra milik warga Muslim Syiah di ibu kota Kuwait, terjadi pada Jumat 26 Juni lalu ketika terjadi jemaah sedang menunaikan ibadah shalat Jumat.

Kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menyatakan bertanggungjawab atas serangan teror tersebut.

Satu pekan setelah kejadian, ribuan umat Islam Sunni dan Syiah di Kuwait menyelenggarakan shalat Jumat bersama dalam rangka menggalang persatuan dua kelompok besar umat Islam ini. Shalat Jumat untuk ukhuwwah Islamiyyah ini digelar di Masjid Agung al-Kabir di Kuwait City dan diikuti oleh Emir Kuwait Sheik Sabah al-Ahmad al-Jabir al-Sabah, para pejabat senior Kuwait lainnya, dan ribuan umat Islam Sunni dan Syiah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL