iraq-army-day-2010-1-6-7-41-29Baghdad, LiputanIslam.com – Sedikitnya 107 militan tewas di Irak, satu diantaranya petinggi Daulat Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Tikrit, akibat operasi pasukan Irak sepanjang Senin kemarin (23/6/2014). Selain itu, pasukan Irak juga berhasil membebaskan pintu perbatasan al-Waleed dan Traibil. Bersamaan ini diumumkan bahwa lebih dari 500 warga Sunni di Basrah telah mendaftarkan diri sebagai relawan dan diperkirakan jumlah itu akan terus meningkat hingga 5,000 orang.

Sebagaimana dilansir Shafaq News, Komando Operasi Baghdad mengumumkan bahwa sebanyak 104 militan tewas, 31 cidera dan 81 lainnya tertangkap di Baghdad dalam sejumlah operasi keamanan pasukan Irak Senin kemarin.

Juru Bicara Komando Operasi Baghdad, Brigjen Saad Maan, mengatakan bahwa dalam operasi itu pasukan Irak juga telah menghancurkan 17 kendaraan milik kaum militan.

Di bagian lain, sebuah sumber kepolisian provinsi Salah al-Din menyatakan bahwa satu komandan kelompok Daulat Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas akibat serangan udara pasukan Irak di Tikrit Senin kemarin.

Mengutip keterangan sumber tersebut, al-Sumaria News melaporkan, “Beberapa jet tempur Irak Senin sore telah menggempur sebuah tempat perkumpulan para anggota dan pimpinan ISIS di Tikrit, menyebabkan satu pemimpin ISIS bernama Abu Hafsah al-Anbari bersama dua asistennya tewas.”

Sumber yang tidak ingin disebutkan namanya itu mengatakan bahwa serangan itu dilancarkan setelah angkatan udara Irak mendapat informasi intelijen.

Laporan lain dari sumber kepolisian Irak di provinsi Anbar menyebutkan pasukan Irak berhasil merebut kembali pos perbatasan al-Waleed dan Traibil dari pendudukan milisi ISIS. Sumber itu menyatakan bahwa pasukan gabungan tentara dan polisi Irak hari ini (Senin, 23/6/2014) telah melancarkan operasi keamanan secara masif di dua lokasi hingga berhasil merebut kembali pos al-Waleed yang berbatasan dengan Suriah dan pos Traibil yang berbatasan dengan Jordania serta mengusir milisi ISIS dari dua pintu perbatasan tersebut.

Sementara itu, lembaga Administrasi Wakaf Sunni di Irak bagian selatan menyatakan lebih dari 500 warga Sunni di Basrah telah mendaftarkan diri sebagai relawan. Ketua lembaga itu, Syekh Mohammad al-Jibouri, mengatakan kepada al-Sumaria News bahwa jumlah itu diperkirakan akan terus membengkak hingga sekitar 5,000 orang.

Mereka bergabung dengan lebih dari 100,000 warga lainnya yang sudah terdaftar sebagai relawan untuk membantu pasukan Irak menumpas gerilyawan ISIS. Syekh al-Jibouri menambahkan bahwa 500 orang tersebut terdaftar dalam tempo 48 jam. Dari total jumlah itu 100 orang berasal dari suku al-Ghanim. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL