LashkarGah, LiputanIslam.com –  Sekitar 100 tentara dan polisi Afghanistan tewas disergap milisi Taliban awal pekan ini ketika pasukan Afghanistan itu berusaha mundur dari posisinya. Peristiwa ini menjadi mimpi yang terburuk bagi pasukan Afghanistan dalam pertempuran yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir ini di kawasan dekat Lashkar Gah, ibu kota provinsi Helmand di bagian selatan negara ini.

Puluhan polisi dan tentara Afghanistan Selasa lalu (11/10/2016) diserang ketika mereka berusaha menarik diri dari posisi mereka di Chah-e-Anjir, sekitar 12 km di luar kota Lashkar Gah, setelah  terkepung selama berhari-hari.

Faiz Mohammad, tentara yang lolos dari sergapan maut dalam serangan itu dengan kondisi luka di bagian kepala mengatakan, “Kami berada dalam satu batalyon di sana dan, kecuali saya dan dua orang lain, tidak ada yang keluar hidup-hidup.”

Milisi Taliban menghujankan roket-roketnya ke bangunan-bangunan milik pemerintah di beberapa kawasan Lashkar Gah. Pejabat senior keamanan mencatat korban tewas di kawasan Jah Anjir 90 orang, tapi sumber-sumber lain menyebutkan jumlahnya lebih besar dari itu.

Pejabat itu mengatakan, “Ketika bergerak menuju Lashkar Gah, mereka (pasukan pemerintah) disergap di tiga lokasi.”

Dia menambahkan bahwa puluhan personil keamanan menyerah, dan kawanan bersenjata Talibanpun merebut 22 unit mobil lapis baja Humvee, puluhan truk, dan ratusan senapan.

Juru bicara Taliban Qari Yusuf Ahmadi mengatakan jumlah itu akurat, dan kelompok ini telah membunuh dan menawan puluhan tentara. (mm/reuters)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL