SYRIA-CONFLICTDamaskus, LiputanIslam.com – Sebanyak 100 militan dari kelompok ekstrim “Jaish al-Islam” tewas dan 55 lainnya menyerah kepada tentara pemerintah Suriah (SAA) setelah terjadi pertempuran sengit antara mereka dan SAA, Ahad (22/6/2014).

Mengutip laporan beberapa media Suriah, lembaga pemberitaan FNA memberitakan bahwa pertempuran itu terjadi di beberapa kawasan di provinsi Damaskus, termasuk Jubar dan Abbasiyyin. Korban yang tewas tersebar di beberapa lokasi, sedangkan 55 militan yang menyerahkan diri kepada tentara Suriah berada di kawasan Beit Saham di bagian selatan provinsi Damaskus.

Proses penyerahan diri puluhan militan itu sempat tegang karena ada kawanan bersenjata lain yang tiba-tiba mencoba menggempur pasukan Suriah untuk menggagalkan proses penyerahan diri, namun upaya mereka sia-sia.

Disebutkan pula bahwa Jaish al-Islam adalah kelompok militan yang mendapat dukungan langsung dari pemerintah Arab Saudi.

Belakangan ini sering terjadi kontak senjata antarsesama militan di provinsi Damaskus akibat perselisihan antarmereka. Mereka yang terlibat konflik satu sama lain itu ialah Daulat Islam Irak dan Suriah (ISIS), Front al-Islam, dan Pasukan Kebebasan Suriah (FSA).

Seperti diketahui, Suriah dilanda perang dan terorisme sejak 2011, mengakibatkan sekitar 160,000 orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi. Perang dipicu oleh pemberontakan yang kemudian disusul dengan kedatangan para ekstrimis dari berbagai negara. Mereka didukung dana, senjata, informasi dan pelatihan oleh Barat dan sejumlah negara sekutu mereka di kawasan Timur Tengah, khususnya Qatar, Arab Saudi dan Turki.

Para pemberontak dan militan ekstrimis semula menguasai banyak wilayah Suriah, tetapi belakangan mereka berhasil dikalahkan SAA yang dibantu milisi Hizbullah dari Lebanon. Dewasa ini tentara Suriah terus melakukan operasi pembersihan berbagai kawasan dari keberadaan militan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL