yaman polisiSanaa, LiputanIslam.com – Sebanyak lebih dari 100 orang pelaku bom diri siap beraksi dan telah masuk ke Sanaa, ibu kota Yaman, untuk menyerang gerakan Ansarallah atau yang lebih dikenal dengan nama kelompok al-Houthi. Demikian dilaporkan oleh berbagai media Yaman sembari mengutip laporan harian Okaz Rabu lalu (22/10).

Menurut IRNA Kamis (23/10), berbagai media di Yaman mengingatkan warga negara ini supaya menjauhi pangkalan-pangkalan milisi al-Houthi di Sanaa karena para ekstrimis pelaku bom diri telah masuk ke kota ini.

Sebelum itu, media Yaman juga menyebutkan bahwa jaringan teroris al-Qaeda telah mengerahkan para teroris bom bunuh diri untuk menguasai sebagian wilayah provinsi al-Baida.

Beberapa waktu lalu al-Qaeda menyatakan perang terhadap gerakan Ansarullah yang mewakili kelompok al-Houthi dan beberapa kelompok Ahlussunnah.

Sementara itu, Ansarullah menyatakan tetap akan bertahan di berbagai kota di Yaman meskipun mendapat ancaman serangan teror dari al-Qaeda.

Jubir Ansarullah Mohammad Abdussalam dalam wawancara dengan koran al-Siyasah terbitan Kuwait Kamis kemarin mengatakan, “Jika sekarang kami keluar dari kota-kota maka para teroris al-Qaeda akan menduduki semua kota itu. Pemerintah tidak memiliki kesiapan dan kemampuan menegakkan keamanan bagi warga sehingga jika komite-komite rakyat pergi maka kota-kota itu akan dikuasai teroris.”

Dia menambahkan, “Selagi belum ada kepastian bahwa jiwa dan harta benda rakyat tidak terancam bahaya maka komite-komite rakyat akan tetap bertahan di sisi aparat keamanan.”

Dia menegaskan pihaknya tidak bisa menerima desakan supaya komite-komite itu keluar dari kota untuk digantikan dengan kelompok lain yang akan menimbulkan kesulitan bagi warga.

Lebih jauh dia menepis kabar adanya dukungan atau bantuan Amerika Serikat untuk para teroris al-Qaeda. Dia juga membantah anggapan bahwa Ansarullah telah masuk dalam jebakan al-Qaeda.

“Anggapan ini tidak benar, sebab sudah lama kami berperang dengan teroris al-Qaeda. Kami juga mengetahui modus-modus mereka sehingga komite-komite rakyat dapat bergerak maju dengan baik di kawasan Manasih, provinsi Baida, dan berhasil meringkus sejumlah teroris,” paparnya.

Jubir Ansarullah mendesak pemerintah pusat supaya mendukung dan membantu komite-komite rakyat memerangi kawanan teroris al-Qaeda. Dia mengakui terbunuhnya sejumlah anggota komite itu dalam perang melawan al-Qaeda, namun dia juga menegaskan bahwa sebagian media telah berlebihan dan membesar-besarkan masalah ini. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL