tentara irak01Baghdad, LiputanIslam.com – Sebanyak lebih dari 100 teroris anggota kelompok ekstrimis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menyerah kepada pasukan Irak di kawasan Jurf al-Sakhar, provinsi Babil, Rabu kemarin (22/10).

“Para teroris ini menyerah setelah sekian lama dikepung oleh pasukan keamanan. Mereka meletakkan senjata dan menyerah,” ujar Kepala Komisi Keamanan Dewan Provinsi Babil, Thamir Dzaiban, sebagaimana dilansir al-Ittijah.

Dia juga menjelaskan bahwa kepungan serta serangan udara pasukan Irak terhadap tempat-tempat persembunyian mereka di kawasan yang berjarak 45 km dari ibu kota provinsi Babil berhasil memaksa mereka menyerah.

Sementara itu, menurut laporan Sky News, para pejabat keamanan Irak mengumumkan bahwa puluhan anggota ISIS tewas dan 145 lainnya cidera dalam pertempuran dengan tentara dan relawan Irak yang terjadi sepanjang Rabu kemarin di provinsi Anbar dan Salahudin. Selain itu, 10 unit mobil lapis baja dan 14 mobil bak terbuka yang membawa senjata anti serangan udara milik ISIS hancur.

Dari puluhan anggota ISIS yang tewas dan cidera itu, 28 terbunuh dan 70 terluka dalam pertempuran di kawasan Amiriah, 30 km selatan kota Fallujah, provinsi Anbar, di bagian barat Irak.

Kementerian Pertahanan Irak menyatakan komandan ISIS di kota Baiji yang bernama Abu Yamamah al-Tunisi tewas bersama 30 anak buahnya sementara 74 lainnya luka-luka akibat pertempuran di kawasan utara dan selatan kota Tikrit, provinsi Salahudin.

Bersamaan dengan ini, serangan ISIS ke kawasan al-Furat di kota Hit di bagian barat provinsi Anbar masih berlangsung sengit. Mereka dilawan oleh pasukan relawan dan kelompok-kelompok pasukan adat yang tampaknya terdesak sehingga meminta bantuan serangan udara secepatnya kepada tentara Irak.

Di bagian lain, sumber-sumber pasukan Kurdistan Irak, Peshmerga, melaporkan beberapa jet tempur AS telah membombardir sebuah konvoi militer ISIS yang terdiri atas 90 mobil di dekat provinsi Mosul. Tanpa menyebutkan jumlah korban tewas, sumber-sumber itu menyatakan konvoi itu hancur total akibat serangan tersebut.

Dari Baquba, 50 kilometer timur laut Baghdad, DPA melaporkan bahwa 16 teroris ISIS terbunuh di ibu kota provinsi Diyala tersebut. Selain itu, dalam pertempuran di kawasan Jalawla, timur laut Baquba, dua anggota ISIS tewas dan dua lainnya cidera. Dalam peristiwa ini ISIS mengeksekusi mati empat warga sipil desa al-Suryaniah, Karah Tapeh, di utara Baquba.

Di desa Ali al-Sarai dan desa Saif Saad di utara Kara Tapeh, 10 anggota ISIS tewas digempur serangan udara pasukan koalisi.

Seperti diketahui, beberapa wilayah Irak telah direbut oleh kawanan teroris ISIS sejak Juli lalu, namun belakangan banyak kawasan berhasil dibebaskan oleh tentara Irak yang dibantu oleh relawan dan kelompok-kelompok pasukan adat di berbagai wilayah negara ini.

Hingga kini tentara dan pasukan rakyat tersebut masih terus menekan pasukan ISIS, sedangkan ISIS sendiri dalam beberapa hari terakhir terlihat semakin gencar melancarkan aksi-aksi teror di berbagai kota dan daerah Irak dengan menggunakan bom mobil sehingga menjatuhkan banyak korban sipil. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL