Kairo, LiputanIslam.com –  Kementerian Dalam Negeri Mesir menyatakan pasukan keamanan negara ini telah menghabisi 10 militan yang berafiliasi dengan kelompok teroris ISIS dalam serangan terhadap tempat persembunyian militan di Semenanjung Sinai, Jumat (13/1/2017).

Dijelaskan bahwa kawanan bersenjata itu melepaskan tembakan ketika pasukan keamanan mendekati tempat persembunyian militan di sebuah rumah kosong di el-Arish, ibu kota provinsi Sinai Utara. Kawanan bersenjata itu terkait dengan pemimpin organisasi teroris Ansar Beit Al-Maqdis yang membentuk kelompok-kelompok penyerang pasukan keamanan.

Ansar Beit Al-Maqdis adalah nama yang digunakan oleh sebuah kelompok militan sebelum menyatakan baiat dan bergabung dengan ISIS pada November 2014.

Kementerian itu menambahkan bahwa serangan kelompok tersebut antara lain terjadi pada Senin lalu terhadap  sebuah pos pemeriksaan dekat el-Arish yang menewaskan delapan polisi dan seorang warga sipil, serta membunuh  dua polisi lainnya, kemudian menculik dan membunuh seorang insinyur.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan pos pemeriksaan pada hari Selasa lalu, sementara Kementerian Dalam Negeri mengatakan polisi telah menembak mati lima penyerang dalam peristiwa itu.

Militan telah membunuh ratusan tentara dan polisi sejak terjadi kudeta militer terhadap Presiden Muhammad Mursi pada tahun 2013. Sebagian besar serangan terjadi di bagian utara Semenanjung Sinai, yang berbatasan Israel dan Palestina Jalur Gaza, dan sebagian lainnya juga merambah Kairo, ibu kota Mesir. (mm/arabnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL