pasukan suku yaman2Sanaa, LiputanIslam.com –  Sedikitnya 10 tentara Saudi tewas dan empat unit tank milik mereka hancur diserang tentara Yaman dan pasukan komiter rakyat yang terafiliasi dengan gerakan Ansarullah (Houthi) di wilayah perbatasan negara ini dengan Arab Saudi, Senin (25/5).

TV al-Mayadeen yang berbasis di Lebanon ini saat melaporkan peristiwa itu juga menyebutkan bahwa tentara dan milisi Yaman tersebut telah menguasai sebuah kamp militer Saudi di kawasan Jabal al-Um Bisi, Arab Saudi, serta menghanguskan satu unit kendaraan militer Saudi. Selain itu mereka juga menggempur posisi-posisi tentara Saudi di kawasan al-Ain, al-Khubah dan al-Jabiri dengan puluhan roket.

Pertempuran di perbatasan berlangsung sengit dan menggunakan berbadai jenis senjata. Pihak Saudi jmengerahkan helikopter dalam pertempuran.

Di kawasan Jad’an, provinsi Maarib, tentara Yaman dan milisi Ansarullah berhasil membersihkan daerah Jabal Salb dari keberadaan kelompok bersenjata Partai Islah dan kawanan teroris al-Qaeda.

Di pihak lain, pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan sebanyak tiga kali terhadap kota Haradh, provinsi Hajjah di bagian barat Yaman, sementara di kawasan al-Raudhah, provinsi Taiz, sembilan warga sipil terbunuh akibat serangan udara koalisi terhadap sebuah truk tanki. Pasukan koalisi juga terus melancarkan operasi pemboman kota Sa’dah dan Shibwah di dekat perbatasan kedua negara.

Penduduk suku al-Hadda’ di provinsi Dhamar menggelar konsentrasi dan unjuk rasa akbar dengan slogan “bersama melawan agresi asing dan mendukung tentara dan komite rakyat dalam membela negara.”

Selain mengutuk agresi Saudi, massa juga mengecam kelompok-kelmpok Yaman yang bersekongkol dengan pihak agresor.
Aksi serupa juga digelar oleh penduduk Rajuzah di provinsi Jawf. Mereka menyebut Saudi sebagai musuh rakyat Yaman serta menyerukan kepada masyarakat dan seluruh elemen bangsa Yaman supaya menyiapkan diri untuk melawan agresi Saudi.

Seperti diketahui, Saudi dan sembilan negara sekutunya sejak 26 Maret lalu sampai sekarang gencar melancarkan serangan udara ke Yaman demi membela pemerintahan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi yang tersingkir oleh revolusi rakyat yang digerakkan oleh Ansarullah. Mansur Hadi sendiri kini berada di Riyadh, Arab Saudi, dengan status pelarian. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL