TelAviv, LiputanIslam.com –  Juru bicara militer Israel Avichay Adraee melontarkan ancaman terhadap ketua biro politik Hamas Yahya Sinwar dengan menyatakan bahwa tak ada jaminan bagi keamanan jiwanya.

Adraee di halaman Twitternya, Jumat (21/7/2018), mencuit, “Tak ada perlindungan bagi siapapun yang terlibat dalam teriorisme. Sinwar sebagai tokoh memiliki pengalaman yang tak sedikit dengan Israel. Dia hendaknya tahu bahwa tali akan terputus pada suatu waktu.”

Adraee juga menuduh tokoh Hamas ini sengaja memilih eskalasi ketegangan di Jalur Gaza.

Sebelumnya, militer Israel secara resmi mengumumkan satu anggotanya terbunuh di perbatasan Jalur Gaza dan menyebut Hamas bertanggungjawab atas insiden ini. Tak lama kemudian diumumkan pula kesepakatan kabinet Israel untuk melancarkan serangan militer ke Jalur Gaza.

Perkembangan ini terjadi ketika Israel sudah memulai serangan masif ke Jalur Gaza dengan dalih melawan aksi penembakan yang menyasar pasukan Israel di perbatasan timur Gaza.

Beberapa jet tempur Israel telah melancarkan serangan serangan udara ke beberapa posisi sayap militer Hamas, Brigade Ezzeddin al-Qassam, di sejumlah kawasan Jalur Gaza. Serangan ini menggugurkan 4 orang Palestina, 3 di antaranya anggota Brigade al-Qassam dan satu lainnya adalah warga yang terbunuh ketika berada di bagian timur Jalur Gaza untuk mengikuti aksi Great March of Riturn. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*