Gaza, LiputanIslam.com – Departemen Kesehatan Palestina di Gaza mengumumkan bahwa satu warga Palestina gugur syahid dan 369 orang lainnya cidera terkena tembakan pasukan Zionis Israel terhadap massa Palestina yang menggelar aksi The Great Murch of Riturn di wilayah perbatasan Jalur Gaza- Israel (Palestina pendudukan 1948), Jumat (6/7/2018),.

Jubir Departemen Kesehatan Palestina Ashraf al-Qudrah dalam siaran persnya menyebutkan bahwa pemuda bernama Mohammad Jamal Abu Halimah, 22 tahun, gugur ditembus timah panas pasukan Zionis di kawasan Sadr di timur kota Gaza.

Al-Qudrah menambahkan bahwa korban cidera akibat tembakan peluru dan gas air mata berjumlah 396 orang, 13 di antaranya anak kecil dan 3 perempuan, dan 57 orang terkena peluru tajam.

Gelombang massa Palestina pada Jumat sore bergerak menuju kamp-kamp Al-Awdah (The Riturn) yang didirikan di lokasi-lokasi di dekat pagar pemisah Jalur Gaza dengan Israel. Mereka di sana kemudian mengadakan The Great Murch of Riturn, yaitu aksi damai yang meneriakkan hak seluruh pengungsi Palestina untuk pulang ke kampung halaman mereka, termasuk wilayah pendudukan Palestina 1948 yang secara tidak sah dinamai Israel.

Di pihak lain, militer Israel mengklaim bahwa pada Jumat sore itu pihaknya telah menggagalkan upaya sebagian massa Palestina menerobos pagar pembatas.  Dalam keterangan persnya militer Israel mengaku telah menggunakan mortir dan senjata berat untuk menembak sejumlah pemuda yang berusaha menerobos pagar pembatas. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*